TEKNOLOGI

Minggu, 09 Juni 2019 | 18:00 WIB

Perjalanan Antariksa Warga Biasa Segera Terwujud

Perjalanan Antariksa Warga Biasa Segera Terwujud
(ist)

INILAHCOM, Washington DC - NASA akan membuka bagian-bagian dari stasiun antariksa internasional ISS untuk lebih banyak peluang komersil, demikian pengumuman yang baru saja dibuat oleh badan antariksa AS ini.

Hal tersebut memungkinkan sektor swasta untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas stasiun antariksa itu dalam berbagai cara yang berbeda, termasuk misi astronot swasta.

Sebelumnya, NASA telah menampik berbagai perusahaan komersial di saat lampau, namun biaya untuk mengoperasikan stasiun antariksa, yang adalah salah satu pengeluaran terbesar dari badan antariksa itu, saat ini mencapai antara US$3 miliar hingga US$4 miliar per tahun, atau lebih dari US$8 juta per hari.

Para petinggi badan antariksa itu telah menegaskan bahwa NASA berangsur-angsur akan mengalihkan kemampuan untuk mengendalikan stasiun antariksa dan kawasan antariksanya, orbit rendah Bumi, ke sektor swasta.

Yang sebenarnya adalah, ini merupakan sebuah investasi ke masa depan untuk permintaan sarana pada orbit rendah Bumi, ujar Mike Read, Manager Commercial Space Utilization di Johnson Space Center NASA, kepada VOA News.

"Apa yang ingin kita lakukan adalah mengungkit stasiun itu dan mencoba untuk membuat pihak lain mengajukan model bisnis sementara kami menyediakan infrastrukturnya yaitu stasiun antariksa," imbuh dia.

Dengan mengalihkan kendali ISS ke perusahaan komersial, NASA dapat memperoleh lebih banyak dana untuk mengejar misi-misi yang lebih ambisius, seperti membangun stasiun antariksa yang baru di sekitar Bulan dan mengirimkan manusia kembali ke permukaan Bulan.

Pada akhir tahun 2018, NASA telah menyeleksi 12 perusahaan untuk mempelajari pertumbuhan potensial dari ekonomi orbit rendah Bumi dan mencari cara yang terbaik untuk mendorong permintaan untuk perjalanan manusia ke antariksa (orbit rendah Bumi artinya ketinggian di bawah 2.000 km).

Kelompok ini telah melakukan curah pendapat terkait cara-cara bagaimana perusahaan dapat menghasilkan keuntungan di stasiun antariksa, dan anggota-anggota itu memutuskan dengan memungkinkan perusahaan itu untuk membangun dan memasarkan produk-produknya dengan menggunakan sumber-sumber yang tersedia di statsiun antariksa akan membantu memicu ekonomi yang telah didambakan oleh NASA.

Namun perjalanan ke antariksa tidaklah murah. Misi astronot swasta akan dibatasi hanya dua perjalanan per tahunnya, atau sekitar 12 astronot per tahun, dan biayanya akan lumayan mahal. Biaya perjalanan dan akomodasi harus ditanggung oleh sektor swasta.

Untuk saat ini, satu-satunya cara untuk mencapai stasiun antariksa adalah melalui wahan antariksa yang dikembangkan oleh SpaceX milik Elon Musk dan Boeing.

"Jadi berapapun harga yang dipatok oleh Boeing dan SpaceX terserah pada mereka," ujar Jeff DeWitt, ketua eksekutif keuangan NASA.

NASA membayar sekitar US$80 juta per kursi, sebuah harga yang berusaha ditekan badan antariksa itu menjadi US$50 juta per kursi untuk mengirimkan astronot-astronotnya.

Terlepas dari biaya untuk mengirimkan astronot ke sana, menurut DeWit, perusahaan-perusahaan berusaha untuk bekerja di stasiun antariksa akan harus menanggung biaya selama tinggal di sana: Biaya menginap per malam sekitar $35.000 per orang.

"Sekarang tergantung kreativitas anda kecerdkan anda dan rencanakan bagaimana anda dapat menghasilkan pemasukan potensial," ucap Bill Gerstenmaier, wakil administrator NASA untuk eksplorasi umat manusia.

Ini adalah awal bagi kita untuk secara aktif membuka dialog dengan industri untuk memperhitungkan bagaimana kita dapat membuka ruang angkasa untuk aktivitas-aktivitas komersil, dimana pemasukan dapat dihasilkan dari perusahaan-perusahaan swasta... Ini akan terus berkembang dan pengalaman untuk belajar bagi kedua belah pihak," imbuh dia.

Mike Read yang mewakili NASA menunjukkan elemen penting untuk upaya baru ini.

"Kami adalah bagian dari birokrasi pemerintah yang mencoba untuk mendorong berkembangnya ekonomi yang baru. Ini benar-benar berbeda," pungkasnya.

#NASA #astronot #antariksa #ISS
BERITA TERKAIT
Replika Astronot Ukuran Asli dari LEGO
NASA Akan Tanam Buah di Stasiun Luar Angkasa ISS
(Kecelakaan Sepeda Motor) Astronot Kulit Hitam Pertama Afrika Tewas
NASA Rilis Produk Pakaian Santai
Ini 4 Produk Andalan UD Trucks di GIIAS 2019
(GIIAS 2019) Tata Prima 3123.T Jadi Jagoan Baru Tata Motors
Skutik Petualang Honda ADV150 Debut di GIIAS 2019

kembali ke atas