EKONOMI

Selasa, 11 Juni 2019 | 08:09 WIB

Layanan Izin DPMPTSP Bikin Wagub Kepri Kecewa

Layanan Izin DPMPTSP Bikin Wagub Kepri Kecewa
Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Isdianto (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Tanjungpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Isdianto, mencak-mencak, lantaran pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Ya, Isdianto mendapat laporan dari warga yang sudah empat bulan mengurus izin usaha tambang pasir, namun tak kunjung rampung. "Ini kan sangat tidak masuk akal, seharusnya tidak perlu lama dan berbelit seperti ini. Jika memang izinnya bisa dikeluarkan, segera dikeluarkan. Jika memang tidak bisa dikeluarkan, segera beritahu kepada yang bersangkutan, jelaskan sebab dan aturannya," ujar Isdianto saat inspeksi mendadak (Sidak) ke DPMPTSP di Tanjungpinang, Senin (10/6/2019).

Di sela sidak tersebut, Isdianto langsung mengumpulkan para pegawai DPMPTSP, sekaligus meminta agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi.

Menurut Isdianto, kejadian ini sangat bertentangan dengan prinsip Pemprov Kepri yang selalu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. "Saya segera mengevaluasi kinerja pegawai di dinas bersangkutan demi terciptanya pelayanan yang maksimal di lingkungan Pemprov Kepri ke depannya," tambahhnya.

Dia turut menegaskan, lambannya penerbitan izin usaha di kantor DPMPTSP merupakan hal yang tidak seharusnya ditemukan di lingkungan kantor pelayanan Pemprov Kepri. "Kita selalu komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal ini juga selalu disampaikan oleh Gubernur Kepri. Kami memastikan kejadian ini tidak terjadi lagi," sebutnya. [tar]

#PemprovKepri #SatuPintu #IzinUsaha
BERITA TERKAIT
Produksi Minyak Pertamina Molor Tahun Depan
Pasca Gempa, 99% Listrik Halmahera Pulih
Naik Go-Car di Lindungi Asuransi Sampai Rp60 Juta
Kemendes Gelar Workshop Tangani Konflik Sosial
Dua Bulan ke Depan, Premium dan Solar Tidak Naik
PLN Target Tingkatkan Rasio Elektrifikasi Maluku
Melalui FTN TWA, KLHK Ajak Warga Berwisata di Alam

kembali ke atas