TEKNOLOGI

Rabu, 12 Juni 2019 | 15:15 WIB

Rusia Gandeng Huawei Bangun Jaringan 5G

Rusia Gandeng Huawei Bangun Jaringan 5G
(themoscowtimes.com)

INILAHCOM, Moskow - Saat tengah 'dihabisi' oleh AS, Huawei justru memperoleh perlakuan berbeda dari Rusia. Mobile TeleSystem (MTS), operator seluler terbesar di Rusia, resmi menggandeng Huawei untuk membangun jaringan 5G.

Dalam perjanjian kemitraan kedua perusahaan disebutkan bahwa MTS dan Huawei akan mulai mengembangkan dan menguji coba jaringan 5G pada 2020 mendatang.

Penandatanganan kesepakatan itu dilakukan di Moskow oleh CEO MTS Alexander Kornya dan Chairman Huawei Guo Ping serta disaksikan langsung oleh kedua pemimpin negara, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping.

Menurut Kornya, kesepakatan ini merupakan kerja sama strategis untuk meluncurkan jaringan generasi kelima (5G) dalam waktu dekat.

"Kami berdua memberi sebuah momentum untuk melakukan kerja sama strategis antara kedua perusahaan di bidang teknologi yang tinggi. Sehingga dapat membangun sebuah fondasi untuk peluncuran 5G komersial di Rusia dalam waktu dekat," kata Kornya, seperti dilansir CNET.

Senada dengan Kornya, Guo Ping pun merasa optimistis dengan kerja sama ini. Dia mengatakan, Huawei memiliki lebih dari 16.000 paten yang akan membawa perusahaan asal China itu menjadi nomor satu di seluruh dunia.

"Kami berharap bahwa upaya bersama ini akan membantu Rusia memasuki era 5G dengan lebih cepat," ungkap Guo Ping.

Bagi Huawei, kesepakatan ini adalah 'angin segar' di tengah tekanan dari AS. Seperti diketahui, pemerintahan Presiden Donald Trump memasukkan nama Huawei ke dalam 'daftar hitam' yang membuat raksasa teknologi China itu tak bisa membeli segala macam komponen, baik software maupun hardware dari perusahaan AS tanpa seizin Washington.

Kebijakan itu tentu menjadi pukulan telak bagi Huawei. Tak hanya menjadi sandungan sebagai penyedia infrastruktur jaringan, divisi bisnis smartphone mereka pun turut merasakan imbasnya.

Huawei berpotensi kehilangan lisensi Android yang diberikan oleh Google. Belum lama ini, sejumlah aplikasi dari Facebook pun akan dilarang dipasang secara bawaan pada smartphone Huawei di masa mendatang.

Baca juga: Ponsel Huawei Berikutnya Tak Bisa FB, WA, dan IG
Baca juga: Microsoft Stop Sediakan Windows bagi Laptop Huawei
Baca juga: Google Bakal Cabut Lisensi Android Huawei
Baca juga: Sejumlah Lembaga Teknologi Juga Depak Huawei

#Huawei #Rusia #5G
BERITA TERKAIT
Huawei Akan PHK Ratusan Karyawan di AS
Pengganti Android, Huawei Patenkan Harmony
Huawei Siap Luncurkan Smartphone 5G Pertama
Sinergi Huawei Cloud Incar Pemerintahan dan Swasta
Huawei Segera Luncurkan Sistem Operasi Hongmeng
Replika Astronot Ukuran Asli dari LEGO
Carfix Tambah 2 Outlet Sekaligus di Kota Tangerang

kembali ke atas