OLAHRAGA

Rabu, 12 Juni 2019 | 13:00 WIB

Praveen/Melati Masih Butuh Kerja Keras

Reza Adi Surya
Praveen/Melati Masih Butuh Kerja Keras
(Foto: PBSI)

INILAHCOM, Jakarta - Penampilan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dinilai mulai stabil. Tapi, keduanya masih harus bekerja lebih keras lagi untuk menjadi pasangan solid.

Praveen/Melati menjadi salah satu ganda campuran yang diharapkan bisa meneruskan prestasi Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, selain Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Dalam beberapa turnamen terakhir, penampilan Praveen/Melati mulai stabil. Mereka tak lagi kalah di babak pertama dari lawan yang levelnya berada di bawah. Di Australia Terbuka 2019 level super 300, Praveen/Melati menjadi runner-up setelah dikalahkan peringkat dua dunia asal China, Wang Yilyu/Huang Dongping.

Dalam perjalannnya ke final, Praveen/Melati mampu mengalahkan juara All England 2018 asal Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino dan peraih medali perak Olimpiade 2016 asal Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti menilai, meskipun belum berhasil mengunci satu gelar, namun Praveen/Melati sudah banyak progres.

"Sebetulnya sayang, berapa kali belum bisa memanfaatkan kesempatan dengan baik. Di perempat final dan semifinal, mereka tampil luar biasa, betul-betul luar biasa mainnya. Praveen/Melati ini sebetulnya salah satu pasangan yang ditakuti sama lawannya, tapi balik lagi ke kematangan mereka," ungkap Susy, dalam rilis yang diterima INILAHCOM, Rabu (12/6/2019).

"Saya melihat mereka sudah mulai stabil, nggak kalah di babak-babak awal. Minimal babak perempat final, semifinal ke final. Kalau sebelumnya bisa kalah sama lawan yang tidak diunggulkan di babak awal, sekarang sudah bisa menunjukkan kelasnya. Praveen/Melati harus mempertahankan peringkatnya di delapan besar dunia, mereka harus tahu standard mereka di mana," tambahnya.

"Praveen itu punya potensi, tinggal kemauan dia, dia harus lebih siap lagi. Kestabilannya masih naik turun, padahal ini waktunya Praveen. Melati cenderung lebih baru di level elit, dibanding Praveen. Jadi tugas Praveen untuk membimbing Melati untuk bisa menarik Melati ke atas supaya bisa jadi pasangan yang solid. Melati memang butuh kerja keras," tandasnya.

#Praveen #Melati
BERITA TERKAIT
PR PBSI Cari Penerus Tontowi/Liliyana
Gaji Rp328 M, Kawhi Leonard Masih Pakai Mobil Tua
Pesta Juara Toronto Raptors Diwarnai Penembakan
Lari Internasional 10K Peringati HUT Jakarta
Hendry: Performa Jojo Alami Peningkatan Signifikan
(Indonesia Open 2019) Tiga Sektor Andalan Ini Diharapkan Bisa Juara
Banyak Pebalap Crash, Marquez Juara di Catalunya

kembali ke atas