PASAR MODAL

Rabu, 12 Juni 2019 | 16:30 WIB

Tren Harga Batu Bara yang Turun, MBAP Optimistis

Mohammad Fadil Djailani
Tren Harga Batu Bara yang Turun, MBAP Optimistis
(inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Harga batu bara dunia masih berada di titik terendahnya dalam 2 tahun tahun terakhir. Meski begitu para pelaku bisnis ini masih berharap besar harga batu bara kembali naik.

Salah satu pemain di bidang ini adalah PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) yang sepanjang 2018 lalu mencatatkan penurunan pendapatan. Tahun lalu pendapatan perseroan turun 0,17% dari US$258,58 juta di 2017 menjadi US$258,13 juta pada 2018.

"Tantangan Domestic Market Obligation (DMO) memang tantangan untuk semua pemain batu bara, karena kita diharapakan supply 25% dari produksi kita dimana daya serap produksi juga terbatas ini perlu dipikirkan lebih lanjut," kata Direktur Utama MBAP Widada di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Widada mengungkapkan tantangan industri belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan, harga batu bara dunia yang terus turun membuat para pelaku bisnis ini putar otak untuk tetap survive.

"Harga sejak kuartal IV 2018 mengalami penurunan yang luar biasa, sehingga kita harus berpikir keras lakukan cost efisiensi, itu yang bisa kita lakukan, cost reduction sudah 10% dibanding 2018. Kita harap trend penurunan batu bara tidak jauh ke dalam," harapnya.

"Ini PR kita pemain tambang di Indonesia dan dunia kita tidak bisa kontrol harga hanya bisa kontrol cost," tambahnya.

Informasi saja, emiten batu bara ini mengantongi pendapatan US$258,13 juta pada 2018. Jumlah itu turun 0,17% dari realisasi US$258,58 juta pada 2017.

"Pelaku usaha bidang ini memang mengalami tekanan sejak 2018 lalu, jadi mau tidak mau kita melakukan efisiensi internal untuk mendorong kinerja yang lebih baik," katanya.

Sebaliknya, beban pokok pendapatan perseroan naik 9,63% secara tahunan pada 2018. Nilai yang dikeluarkan naik dari US$143,38 juta pada 2017 menjadi US$157,19 juta.

Dari situ total laba usaha yang dibukukan perseroan senilai US$67,36 juta pada 2018. Tercatat, terjadi penurunan 14,27% dari US$78,58 juta pada 2017. Dengan demikian, MBAP mengantongi laba bersih US$50,31 juta pada 2018. Realisasi itu turun dari US$58,63 juta pada 2018.[jat]

#BatuBara #MBAP
BERITA TERKAIT
Bursa Saham AS Bisa Positif
Bursa Saham Asia Naik Respon Pernyataan Fed
PT Kencana Energi Tawarkan Saham IPO Rp250-420
IHSG Berani Naik 0,8% ke 6.456,54
Merdeka Copper Gold Terbitkan 215 Juta Saham Baru
Ini Sasaran Investasi Reksa Dana Filantropi
Apa Maka Pernyataan Presiden Fed New York?

kembali ke atas