NASIONAL

Rabu, 12 Juni 2019 | 21:11 WIB

TKN Ajak Demokrat Duduk Bersama

Fadli Zikri
TKN Ajak Demokrat Duduk Bersama
Juru Bicara TKN, Ace Hasan Syadzily (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Partai Demokrat mengusulkan pembubaran koalisi partai politik Pilpres 2019.

Menanggapi itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) koalisi Calon Presiden 01 Jokowi-Maruf mengajak Partai Demokrat untuk duduk bersama.

"Tentu ini harus dibicarakan secara bersama-sama. Tidak ujug-ujug mengeluarkan pernyataan membubarkan koalisi, karena koalisi itu sangat penting untuk mengawal kinerja pemerintahan," kata Juru Bicara TKN, Ace Hasan Syadzily di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Politikus Partai Golkar itu menambahkan, meski Pilpres sudah usai, koalisi tetap diperlukan untuk mengawal pemerintahan di Parlemen.
Pihaknya juga tidak menutup diri jika Demokrat ingin bergabung.

"Oleh karena itu jika Partai Demokrat mau bergabung KIK (Koalisi Indonesia Kerja), tentu kami sangat terbuka," ujarnya.

Partai Demokrat sendiri dalam beberapa kesempatan telah memberi sinyal akan keluar dari koalisi adil makmur. Namun belum memutuskan sikap secara resmi meninggalkan Prabowo-Sandi.

Selain itu dalam beberapa kesempatan Komandan Kogasma Partai Demokrat AHY juga telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi. Dalam Idul Fitri 1440 H lalu, AHY dan adiknya Ibas Yudhoyono juga bersilaturahmi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. [ton]

#PrabowoSandiagaUno #Pilpres2019 #Demokrat
BERITA TERKAIT
Jenguk Habib Husin,Sandi Sapa dengan Salam Komando
(Sidang Kedua Sengketa Pilpres) Polisi Tak Izinkan Unjuk Rasa di Sekitar MK
Sandi Ajak TIDAR Ikut Suarakan Kebenaran
Polisi Tangkap Kreator Hoax 'KPU Menangkan Jokowi'
Menhub Ungkap Penyebab Kemacetan Arus Balik 2019
Kata BPN Soal Pengurangan 22 Juta Suara Jokowi
Tim Hukum Jokowi tak Kesulitan Jawab Gugatan BPN

kembali ke atas