EKONOMI

Kamis, 13 Juni 2019 | 16:50 WIB

IMB Rumah Mewah di Lahan Reklamasi, DPRD Bingung

Willi Nafie
IMB Rumah Mewah di Lahan Reklamasi, DPRD Bingung
Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI ikut mengomentari kabar tentang penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Pulau Reklamasi.

Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga mengaku bingung dengan berhembuskan kabar tersebut. Apakab benar Pemprov DKI menerbitkan IMB sejumlah rumah mewah dan rumah kantor (rukan) yang berlokasi di lahan reklamasi. "Belum ada. Justru kita bingung dan mempertanyakannya. Kita lagi PTSP, kapan itu dikeluarkan IMB-nya," kata Pandapotan, Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Apabila benar, Pandapotan mempertanyakan dasar keluarnya IMB tersebut. Mengingat, belum keluar peraturan daerah (perda) tentang zonasi.

"Dasar pengeluaran imb nya apa, karena kan belum ada keluar perda zonasinya apanya kok bisa tiba-tiba keluar imb sementara dia membatalkan izin reklamasi yang lain," tuturnya.

Sekedar mengingatkan, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengaku belum tahu terkait informasi Pemprov DKI Jakarta diam-diam menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di lahan reklamasi.

Tersiar kabar, izin untuk pembangunan 409 rumah mewah dan 212 rumah kantor (rukan) di lahan reklamasi Pulau C dan D telah diterbitkan. Benarkah? "Saya belum tahu, belum denger. Setahu saya mekanisme mendapat imb itu kan harus sesuai ketentuan yang ada bila melanggar ada denda gitu," kata Taufik, Rabu (12/6/2019).

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih belum menanggapi soal kabar IMB 409 rumah mewah dan 212 rumah kantor (rukan) di lahan reklamasi Pulau C dan D tersebut. "Nanti kominfotik," singkat Anies. [ipe]

#PemprovDKI #AniesBaswedan #DPRD #PulauReklamasi
BERITA TERKAIT
Anies Lempar Masalah Banjir ke Menteri Basuki
Adhi Commuter & PT KAI Bangun LRT City di Cisauk
BKP: Provinsi Papua Terbanyak Rawan Pangan
Mentan Tingkatkan Ekspor Pertanian ke Argentina
DPR 'Haramkan Toped dan Traveloka Berbinis Umroh
Pemprov Jabar Inginkan Petani Jago Berbisnis
Pertamina Dorong WASI Pecahkan Rekor Selam Dunia

kembali ke atas