MOZAIK

Rabu, 19 Juni 2019 | 00:02 WIB

Milikilah Hati Putih Bersih, Hidup akan Bahagia

KH Ahmad Imam Mawardi
Milikilah Hati Putih Bersih, Hidup akan Bahagia
(Ilustrasi)

ISTILAH hati seputih melati pernah populer dalam beberapa lagu saat saya masih sekolah SD dulu. Istilah hati sebening embun pun pernah populer dalam lagu era setelahnya. Istilah hati suci dan bersih seringkali diungkap saat Idul Fitri tiba. Istilah dan ungkapan itu begitu indah dan banyak sekali yang suka. Namun ada satu tanya, sudahkah kita memiliki hati yang putih bersih?

Hati yang putih bersih selalu berkeinginan hadirnya kebaikan bagi orang lain karena ia tahu bahwa bahagianya orang lain tidak akan mengurangi jatah kebahagiaan dirinya, kayanya orang lain tidak mengurangi jatah rizki untuk dirinya, sehatnya orang lain tidak menjadi penyebab sakitnya dirinya. Semakin banyak orang yang bahagia di sekelilingnya, semakinlah dia bahagia. Sudahkah hati kita memiliki rasa seperti itu?

Lalu mengapa hati bisa menghitam dan kotor dengan berharap kebaikan hanya untuk dirinya sendiri sahaja dan tidak boleh untuk lainnya? Jawabnya adalah karena satu-satunya kamus yang dikenal dalam pelajaran hidupnya adalah kamus persaingan, tidak pernah membuka kamus persahabatan dan ensiklopedi persaudaraan. Hidupnya tak boleh disaingi orang lain. Orang lain harus tunduk dan ada di bawah kendalinya.

Hati-hati dan waspadalah ketika hati mengajak menang-menangan sendiri, kaya sendiri, dan sehat sendiri. Hati seperti itu adalah hati yang sakit, hati yang tak akan pernah menemukan bahagia sejati. Win-win solution sangat diharap dan dipuja, kemaslahatan bersama sangat didamba dan dituju, sehat semua adalah selalu dipinta dan dicinta.

Periksakan hati kita dengan melihat kesesuaiannya dengan definisi dan karakter sehat menurut al-Qur'an dan al-Hadits. Tentang hati, penyakit, obat dan dokter spesialisnya sepertinya perlu diadakan kajian khusus di pondok kita, Pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim, Jl. Kebonsari Baru Selatan No. 1 Surabaya. Salam, AIM. [*]

#PencerahHati #AhmadImamMawardi #AIM
BERITA TERKAIT
Generalist Vs Specialist: Mana Paling Dibutuhkan?
Menata Hati untuk Menjadi Manusia Penuh Ridho
Allah yang Tahu dan Kita Tidak Tahu
Akmos Theory: The Power of Action
Apakah Kita Sudah Masuk Golongan Tua?
Menuju Mulia Bahagia Hakiki
Ini Disebut Kesadaran atau Ketidaksadaran?

kembali ke atas