NASIONAL

Jumat, 14 Juni 2019 | 21:17 WIB

100 Pelaku Rusuh 22 Mei Ditangguhkan Penahanannya

Muhammad Yusuf Agam
100 Pelaku Rusuh 22 Mei Ditangguhkan Penahanannya
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Polisi menangguhkan penahanan terhadap 100 pelaku perusuh aksi demo 21-22 Mei di sekitar kantor Bawaslu. Dalam kasus ini, polisi menangkap 447 tersangka pelaku kerusuhan.

"Dari 447 (tersangka), ada 100 orang yang ditangguhkan dengan berbagai pertimbangan, pertama bagaimana bobot keterlibatan tersangka dalam perkara ini, termasuk kondisi kesehatan juga," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Asep menjelaskan alasan polisi menangguhkan penahanan 100 tersangka ini karena bobot keterlibatan tersangka dalam kerusuhan tersebut. Rata-rata mereka tak semasif para tersangka lain yang menjadi provokator kerusuhan.

"Ada yang terlibat secara masif, aksi massa atau ada yang sekedar tak mengindahkan perintah aparat keamanan ketika dikatakan harus bubar, tidak mengindahkan," jelas Asep.

Kerusuhan pecah di sekitar kantor Bawaslu, Tanah Abang dan Petamburan pada 21-22 Mei 2019 lalu. Awalnya aksi demo menentang keputusan KPU hasil Pilpres 2019 ini berjalan damai.

Namun, polisi menyebut provokator-provokator membuat rusuh hingga kerusuhan pecah. Sebanyak 447 tersangka diamankan pasca kerusuhan tersebut. Akibat kerusuhan tersebut 9 orang meninggal dunia. [adc]

#Aksi22Mei #Kerusuhan
BERITA TERKAIT
32 Orang Hilang, Polri Persilakan Lapor
Usai Mabes, Amnesty Internasional Temui Kapolda
(Bongkar Kerusuhan 22 Mei) Amnesty Internasional Apresiasi Investigasi Polri
Polri: Penembak Aksi 22 Mei Bersenjata Glock 42
'Penembak' Korban Tewas 22 Mei Teridentifikasi
Bakar Asrama Brimob Saat 22 Mei, 9 Orang Ditahan
Polisi Buru Dalang Kerusuhan 21-22 Mei

kembali ke atas