EKONOMI

Sabtu, 15 Juni 2019 | 16:17 WIB

BI: Penjualan Eceran April Jeblok Ketimbang Maret

BI: Penjualan Eceran April Jeblok Ketimbang Maret
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Survei Bank Indonesia (BI) menemukan, Indeks Penjualan Riil (IPR) dalam penjualan eceran Indonesia tumbuh 6,7% secara tahunan (year on year/yoy) pada April 2019. Pertanda daya beli merosot?

Capaian ini tergolong melambat ketimbang Maret 2019 yang tumbuh dua digit yakni 10,1%. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko dalam paparan tertulis hasil Survei Penjualan Eceran di Jakarta, Jumat (14/6/2019), mengatakan, pada April 2019, penjualan eceran ditopang penjualan untuk kelompok komoditas suku cadang dan aksesori yang meningkat hingga 25,8% secara tahunan (year on year/yoy) dan kelompok komoditas sandang naik 22,8% (yoy).

Selain itu, penjualan untuk komoditas eceran rumah tangga juga tercatat naik hingga 10,5% (yoy). "(Indeks Penjualan Riil) lebih rendah daripada Maret karena dipengaruhi oleh pertumbuhan penjualan eceran yang menurun pada semua kelompok, kecuali kelompok suku cadang dan aksesori serta kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya," kata Onny.

Adapun survei penjualan eceran dapat menjadi indikator awal untuk pergerakan Produk Domestik Bruto (PDB) dari sisi konsumsi. Sebanyak 700 pengecer menjadi objek survei di 10 kota besar di Indonesia.

Sedangkan jika dibandingkan secara tahunan, penjualan eceran April 2019 lebih tinggi dibanding April 2018 yang hanya naik 4,1% (yoy). Dari kesimpulan survei itu, BI memperkirakan, penjualan eceran meningkat pada Mei 2019.

Hal tersebut terindikasi oleh parameter Indeks Penjualan Riil (IPR) Mei 2019 yang diproyeksikan tumbuh 9% (yoy), menyusul meningkatnya permintaan pada periode Puasa Ramadhan.

Peningkatan penjualan eceran Mei 2019 itu ditopang penjualan kelompok barang budaya dan rekreasi, kelompok suku cadang dan aksesori, kelompok makanan, minuman dan tembakau, dan subkelompok sandang.

Hasil Survei Penjualan Eceran April 2019 juga mengindikasikan tekanan harga di tingkat pedagang eceran dalam tiga bulan mendatang atau Juli 2019 akan menurun.

Indikasi penurunan harga itu terlihat dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) tiga bulan yang akan datang sebesar 160,5, menurun dari 174,6 pada bulan sebelumnya sejalan dengan kembali normalnya pasokan dan permintaan konsumen setelah bulan puasa Ramadhan dan perayaan Hari Raya Idul Fitri. [tar]

#BankIndonesia #PenjualanEceran #DayaBeli
BERITA TERKAIT
UBSI, BI & Kompasiana Dorong Milenial UMKM Digital
Dijepit Luar Dalam, BI Turunkan Suku Bunga 25 BPS
BI Sebut Kabar Baik Neraca Perdagangan Bulan Juni
The Fed Melunak, BI Sunat Suku Bunga Pekan Ini?
Sembilan Fraksi Oke, Selamat Bertugas Bu Destry
Kinerja Industri Pengolahan Masih Level Ekspansi
Mekeng: Nasib Destry Ditentukan Besok

kembali ke atas