BOLA

Senin, 17 Juni 2019 | 17:04 WIB

Gaji Sarri di Juve Lebih Kecil dari Ronaldo

Arif Budiwinarto
Gaji Sarri di Juve Lebih Kecil dari Ronaldo
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Turin - Maurizio Sarri resmi menjabat pelatih baru Juventus. Di Juve, bayaran Sarri lebih kecil dibanding pemainnya, Cristiano Ronaldo.

Juve mengumumkan secara resmi penunjukkan Maurizio Sarri, Minggu (16/6/2019) kemarin, sebagai pengganti Massimiliano Allegri di kursi pelatih Juve mulai musim 2019-2020.

Sarri sudah menandatangani kontrak berdurasi tiga musim. Juru taktik 60 tahun akan mendapat bayaran 3 juta Euro (96 miliar Rupiah) per musim. Juve juga menjanjikan bonus tergantung pada prestasi yang dicapainya.

Gaji yang diterima Sarri lebih kecil ketimbag Allegri. I Bianconeri kabarnya membayar Allegri 7 juta Euro selama menjabat dalam rentang 2014 hingga 2019. Jumlah tersebut menempatkan Allegri sebagai pelatih dengan gaji termahal di Italia.

Namun, Juve tidak sia-sia membayar mahal Allegri. Pelatih 51 tahun mampu mempersembahkan lima gelar scudetto dan empat Coppa Italia.

Besaran gaji Sarri juga masih kalah dari bayaran yang diterima sejumlah pemain bintang Si Nyonya Tua. Cristiano Ronaldo menjadi pemain dengan bayaran paling mahal di Juve, ia mendapat 30 juta Euro per musim atau lima kali lipar gaji Sarri.

Selain Ronaldo, masih ada Miralem Pjanic dan Paulo Dybala yang gajinya masih diatas Sarri. Pjanic mendapat bayaran 6,5 juta Euro sedangkan Dybala menerima 7 juta Euro per musim.

Sarri sempat mempersembahkan gelar juara Liga Europa bagi Chelsea sebelum hijrah dari Stamford Bridge. Capaian inilah yang tampaknya akan dibebankan kepada mantan pelatih Napoli, pasalnya Juve sudah lama tak pernah jadi juara kompetisi Eropa.

#LigaItalia #Juventus #Sarri #Ronaldo
BERITA TERKAIT
Cuadrado Tak Ingin Tinggalkan Juventus
Juve Punya Waktu Hingga 10 Agustus untuk Icardi
Juventus Rampungkan Transfer De Ligt
Juventus Pilihan Tebaik bagi De Ligt
Neymar Buka Peluang Gabung ke Juventus
Juventus Klub yang Tepat bagi Rabiot
Juventus Resmi Rekrut Pemain Muda Lyon

kembali ke atas