NASIONAL

Selasa, 18 Juni 2019 | 11:26 WIB
(Sidang Kedua Gugatan Pilpres 2019)

KPU Sebut Link Berita bukan Bukti

Fadly Zikry
KPU Sebut Link Berita bukan Bukti
Ketua Tim Hukum KPU, Ali Nurdin (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Tim kuasa hukum termohon atau KPU menyatakan link berita tidak dapat dijadikan alat bukti. Hal itu disampaikan Ketua Tim Hukum KPU, Ali Nurdin, dalam sidang kedua gugatan Pilpres 2019.

"Link berita bukan alat bukti surat atau tulisan sehingga tidak memiliki syarat," kata Ali Nurdin di ruang sidang gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Selasa (18/6/2019).

Hal itu didasarkan oleh termohon berdasarkan Peraturan MK Nomor 4 Tahun 2018, Pasal 36 dan putusan Bawaslu.

"Keputusan Bawaslu menolak laporan pemohon karena alat bukti yang diajukan pemohon tidak memenuhi syarat yaitu print out tidak bisa jadi rujukan alat bukti," ujar Ali.

Dalam beberapa poin gugatannya, tim hukum pasangan Capres 02 meminta MK memberhentikan seluruh komisioner KPU karena dinilai telah berpihak dalam Pemilu 2019. Selain itu pemohon juga meninta MK mendiskualifikasi pasangan Capres 01 Jokowi-Maruf, karena dinilai telah melakukan kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan massif. [rok]

#KPU
BERITA TERKAIT
Bawaslu Tak Temukan Unsur Pidana Jual Beli Suara
2 Kadiv Dicopot DKPP, KPU: Sedang Kita Kaji
KPU Diingatkan Tidak Ubah Hasil Pileg di Jatim
DKPP Berhentikan Anggota Komisioner Ilham Saputra
Rekonsiliasi & Kepulangan HRS, Golkar Bicara Hukum
Struktur Bata Kuno Ditemukan di Jombang
PemprovSulut Butuh Bantuan Pusat Kembangkan Wisata

kembali ke atas