EKONOMI

Selasa, 18 Juni 2019 | 18:07 WIB

Pertamina Investasi LNG di Filipina

Pertamina Investasi LNG di Filipina
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) menginvestasikan infrastruktur penggunaan gas alam cair atau lebih dikenal dengan LNG (Liquid Natural Gas) untuk digunakan di Filipina pada 2024.

"Ini merupakan inisiasi awal, jadi kami melihat Filipina sebagai negara potensial untuk pengembangan LNG," kata Manajer LNG Global Ventures Imam Mul Akhyar di Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Imam mengatakan penyediaan infrastruktur LNG dibarengi juga dengan impor LNG ke negeri lumbung padi itu karena Filipina belum memiliki alat mengubah gas alam menjadi LNG atau dikenal sebagai terminal regasifikasi.

Kapasitas yang dibutuhkan untuk terminal regasifikasi sebesar 5 MTPA. Bentuk kerja sama antara PT Pertamina (Persero) dengan Filipina berupa konsorsium.

Imam menjelaskan hingga saat ini PT Pertamina masih mendalami aspek legal, komersial, dan finansial dari kerjasama infrastruktur dengan Filipina.

"Jadi kami bangun bareng-bareng (dengan penyedia jasa LNG), nanti Pertamina punya persentase beberapa persen. Setelah itu ya kami jalankan bisnisnya," kata Imam.

Hingga saat ini besarnya investasi akan disesuaikan dengan kepemilikan saham Pertamina dalam konsorsium dengan pemain LNG Filipina.[tar]

#Pertamina #LNG
BERITA TERKAIT
Kuartal II-2019, Progres Proyek JTB Lampaui Target
PPI dan PTPN III Engine Test PLTBg Sei Mangkei
(Layani Penerbangan Haji di Sumut) Pertamina Siapkan 10 Juta Liter Avtur
Terbang Haji BIM, Avtur Ditambah 6,8 Juta Liter
Pertamina Perluas Cakupan BBM Satu Harga di Papua
Perburuan Migas Pertamina di Selat Malaka
Pasca Gempa, Pertamina Cek TBBM dan DPPU Malut

kembali ke atas