METROPOLITAN

Selasa, 18 Juni 2019 | 19:53 WIB

Polres Kepulauan Seribu Ungkap Sabu 1,7Kg

Happy Karundeng
Polres Kepulauan Seribu Ungkap Sabu 1,7Kg
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Polres Kepulauan Seribu berhasil membongkar kasus sabu seberat 1,7 kg yang melibatkan warga Nangroe Aceh Daruassalam(NAD) berinisial R.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakam, sabu itu rencananya akan diedarkan ke wisatawan yang ada kepulauan di Pulau Seribu.

"Tentunya di Pulau Seribu ini ada pulau untuk wisata, dan transaksi yang terjadi malam hari," kata Argo yang didampingi Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Sandy di Jakarta, Selasa(18/6/2019).

Argo menerangkan, peristiwa bermula ketika petugas menerima informasi adanya seorang kurir shabu berinisial R yang mengontrak dikawasan Tangerang Selatan, pada akhir bulan Mei 2019 lalu.

"R ini baru satu bulan berada di Jakarta, dan diperintahkan oleh Oji melalui telepon," jelasnya.

Tersangka R dijanjikan oleh Oji yang warga NAD menerima imbalan sebesar Rp10 juta untuk mengantar sabu.

"R ini dijanjikan menerima upah Rp10 juta perkilo," ujarnya.

Namun, sebelum menerima upah Rp 10 juta tersangka R terlebih dulu memakai uangnya untuk membayar kontrakan yang ditempatinya dikawasan Tangsel dan membuka kamar d kawasan Grogol, Jakarta Barat.

"Tersangka R ini diperintahkan Oji untuk bertemu seseorang WN Nigeria disebuah Hotel yang ada dikawasan Grogol, Jakarta Barat," pungkasnya.

"Di hotel itu, WN Nigeria menyerakan sabu kepada tersangka R," tegasnya.

Argo menambahkan, polisi langsung membuntuti tersangka berinisial R sampai dikontrakannya yang ada di Tangerang Selatan dan meringkusnya.

"Kami menyita barang bukti shabu seberat 1,7 kg dan dari hasil pemeriksaan tersangka berinisial R positip mengkosumsi narkoba.Tersangka juga mengaku baru sekali melakukan ini," tutup mantan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur ini. [adc]

#KepulauanSeribu #Sabu
BERITA TERKAIT
Hujan Akan Guyur Jakarta Siang Hingga Malam Hari
Kuasa Hukum Tunggu Kelanjutan Laporan Edi Marsudi
Siswa SD Kramat Pela 09 Diduga Keracunan Lemper
Anies Perpanjang Kunjungan Kerja di AS
Instalasi Bambu Dibongkar,Pemprov DKI Bangun Taman
75 Tersangka Kerusuhan 21 Mei Dilimpahkan ke Jaksa
Ganti Ban Mobil, Nyawa Ahmad Melayang di Tol

kembali ke atas