NASIONAL

Rabu, 19 Juni 2019 | 11:06 WIB

Kasus Bakamla, KPK Periksa Seorang Dirut

Ivan Setyadhi
Kasus Bakamla, KPK Periksa Seorang Dirut
(Foto: Inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang Direktur Utama (Dirut) dalam kasus dugaan suap pembahasan anggaran proyek satelit monitoring dan drone milik Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Dirut PT Putra Pratama Unggul Lines H Muhammad Rusmin bakal diperiksa dalam kasus ini.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka EA (Erwin Sya'af Arief, Direktur Manajer PT Rohde and Schwarz Indonesia)" kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (19/6/2019).

Febri tak merinci bagaimana kaitan keduanya dalam kasus ini.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan tujuh tersangka terkait kasus dugaan suap proyek pengadaan satelit monitoring dan drone di Bakamla. Dari tujuh tersangka, enam diantaranya sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor.

Sementara Erwin yang masih menjalani proses penyidikan di KPK. Erwin diduga telah membantu Direktur PT Merial Esa, Fahmi Dharmawansyah untuk menyalurkan uang suap kepada Anggota DPR RI, Fayakhun Andriadi.

Atas perbuatannya, Erwin disangkakan pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 KUHP. [rok]

#KPK
BERITA TERKAIT
KPK Berharap Pimpinan Jilid V Diisi Perempuan
KPK Respon Positif Pernyataan Jokowi Soal Novel
KPK Tagih Putusan MA Soal Syafruddin
Tindakan KPK Tak Hormati Putusan MA
Direktur Krakatau Steel Segera Disidang
KPK Buru Harta dan Aset Bupati Kukar
Penuntasan Kasus Novel Seperti Main Layang-layang

kembali ke atas