EKONOMI

Jumat, 21 Juni 2019 | 15:13 WIB

Tahun 2020, Subsidi LPG 3Kg Diusulkan Naik

Indra Hendriana
Tahun 2020, Subsidi LPG 3Kg Diusulkan Naik
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian ESDM dan Komisi VII DPR menyepakati tahun 2020 asumsi jumlah subsidi LPG 3Kg naik, dari 6,98 juta kl menjadi 7 juta kl. Hal ini karena pertimbangan kebutuhan subsidi LPG ini masih tinggi.

Naiknya jumlah subsidi LPG 3Kg setelah ada keputusan memangkas nilai subsidi solar di tahun 2020. Pemangkasan solar karena dinilai masih ada masyarakat yang mampu menikmati subsidi ini.

"Batas atas subsidi Solar turun tapi alokasi subsidi LPG naik, jadi imbang," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM Djoko Siswanto di DPR, Jakarta, Kamis (20/6/2019) malam.

Kemudian, Komisi VII dalam kesimpulan rapat juga menyepakati asumsi minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) USD 60 per barel. Sementara lifting migas 1.893 juta boepd dengan rincian minyak 734 bopd dan gas bumi 1.159 juta boepd.

Sementata, volume BBM subsidi 15,87 juta KL dengan rincian solar 15,31 juta KL, dan minyak tanah 0,56 juta KL. Lalu, subsidi listrik turun menjadi Rp 58,62 triliun.

Secara keseluruhan, Komisi VII menyetujui besaran pagu indikatif yang diajukan Jonan tahun depan Rp9,66 triliun. Angka ini naik dari anggaran tahun ini, Rp4,9 triliun. "Jadi pagu indikatif disetujui Rp9,66 triliun," ucapnya.

Jonan yang hadir pun menerima hasil putusan DPR. Selanjutnya, putusan ini bakal dibawa ke Badan Anggaran DPR RI untuk disahkan.[jat]

#Pertamina #Elpiji #TabungGas
BERITA TERKAIT
Jangan Ada Antrian Solar Subsidi di Merauke
Siasat Pertamina Atasi Antri Solar Subsidi di Biak
Pertamina Jamin Pasokan Biosolar di Priangan Aman
Siapa Bilang Kalimantan Kekurangan BBM dan LPG?
Dilarang Galau, Pertamina Jamin Stok BBM Aman
Kupas Tren Energi Dunia, Pertamina Gelar PEF 2019
Kerja Cepat Pertamina di Proyek Jambaran-TiungBiru

kembali ke atas