EKONOMI

Jumat, 21 Juni 2019 | 15:20 WIB

Sidarling, dari Denpasar untuk Indonesia Bersih

Sidarling, dari Denpasar untuk Indonesia Bersih
(Foto: Klhk)

INILAHCOM, Bali - Pemerintah Kota Denpasar telah membangun aplikasi pelayanan bank sampah berbasis web dan mobile berupa Sistem Informasi Sadar dan Peduli Lingkungan (Sidarling). Inovasi ini sejalan dengan spirit penanganan sampah laut yang dibawa Presiden Jokowi pada KTT ASEAN di Bangkok, Kamis (20/9/2019).

Atas keberhasilan pelaksanaan Sidarling tersebut, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya memberikan apresiasi yang disampaikan langsung pada acara coffee morning di bantaran Tukad Badung bersama delegasi Inter Goverment Meeting COBSEA 9 Negara Asia Pasific dan Walikota Denpasar.

"Melalui pelaksanaan sistem ini dan beberapa upaya serta inovasi lainnya diharapkan semakin banyak komponen masyarakat yang secara aktif turut menjalankan langkah-langkah kelestarian lingkungan untuk menjaga keberlanjutan bagi generasi yang akan datang," ujar Menteri Siti.

Lebih lanjut Menteri Siti menyatakan bahwa KLHK akan segera mengkaji untuk mempertimbangkan serta mendorong agar sistem seperti ini terus meluas dan dapat menjadi acuan secara nasional. KLHK akan memantau berbagai inovasi yang serupa dari daerah-daerah, serta akan segera membahasnya untuk pengembangan instrument seperti SIDARLING ini menjadi format nasional.

Langkah nyata dari Indonesia juga terus berkembang. Di Bali Menteri LHK Siti Nurbaya dan para peserta Pertemuan ke-IV antar Negara dalam koordinasi kelautan Negara-Negara Asia Timur (COB-SEA) hadir di sungai Badung di Denpasar untuk peresmian Ecoriparian Sungai Badung. Langkah nyata seperti ini terus dilaksanakan oleh daerah-daerah di Indonesia yang sudah ada di Lenteng Agung Ciliwung,Teluk Jambe Karawang.

Data tahun 2018 menunjukkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Bali sebanyak 6.127.437 orang. Sebagai salah satu daerah tujuan wisata nasional, permasalahan sampah di Bali menjadi sangat penting karena menjadi perhatian dunia. Sampah plastik yang memenuhi sungai dan lautan telah menyebabkan masalah selama bertahun-tahun, seperti menyumbat saluran air, meningkatnya resiko banjir dan permasalahan lingkungan yang sangat serius.

Selain Sidarling, Pemkot Denpasar dalam kebijakan dan strategi pengelolaan sampah serta penanganannya telah melakukan beberapa terobosan atau inovasi, diantaranya adalah penetapan Peraturan Walikota Denpasar Nomor 36 tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik yang telah diapresiasi oleh Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan kerja di Kawasan pasar Badung dan taman Kumbasari Tukad Badung baru-baru ini.

Sebagai aksi nyata, Pemkot Denpasar juga telah melakukan sosialisasi pengurangan penggunaan kantong plastik dengan sosialisasi melalui media cetak, elektronik, media sosial, maupun sosialisasi secara langsung kepada masyarakat, dimulai sejak Juni 2018. Setelah Peraturan Walikota Denpasar tersebut resmi diberlakukan tanggal 1 Januari 2018, diketahui telah terjadi penurunan penggunaan kantong plastik pada toko modern, pusat perbelanjaan, pasar tradisional dan usaha lainnya di Kota Denpasar. Pada pasar tradisional penurunan mencapai 54,26%. Untuk usaha kegiatan lainnya mencapai 86,27% dan bahkan mencapai 99,16% untuk toko modern dan pusat perbelanjaan.

Cakupan aplikasi Sidarling tercatat sudah 54 bank sampah tergabung dari 128 bank sampah yang ada, dengan jumlah nasabah mencapai 5.111 nasabah. Aplikasi tersebut juga menyediakan penghargaan (reward) bagi nasabah yang sudah mencapai point pengumpulan tertentu.

Pemberian reward didasarkan pada jumlah point yang dimiliki oleh anggota yaitu Silver untuk pengumpulan point 0-24, dengan layanan yang diperoleh yaitu bus sekolah gratis. Gold, untuk mengumpulan point 25-75 dengan layanan yang diperoleh yaitu bus sekolah gratis, diskon belanja di beberapa toko, prioritas pelayanan (KK,KTP, Perizinan, BPD, Pembayaran air/listrik), pelayanan rumah sakit dan puskesmas.

Serta Platinum, untuk mengumpulan point 75 ke atas dengan pelayanan yang diperoleh yaitu bus sekolah gratis, diskon belanja di beberapa toko, prioritas pelayanan (KK, KTP, Perizinan, BPD, Pembayaran air/listrik), pelayanan rumah sakit dan puskesmas, serta beasiswa bagi siswa sekolah. [*]

#LHK #KementerianLHK
BERITA TERKAIT
Ini Refleksi dan Proyeksi LHK Sulawesi-Maluku
Eco Driving Fun Rally Dukung Efisiensi Energi
KLHK Sita Ribuan Kayu Olahan Ilegal di Nunukan
KLHK Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Kalbar
(Dorong Wisata) Menteri LHK Kunjungi Jembatan Gantung Situgunung
KLHK Tingkatkan Koordinasi Karhutla Hadapi Kemarau
KLHK Rilis Pengadaan Barang-Jasa Ramah Lingkungan

kembali ke atas