EKONOMI

Jumat, 21 Juni 2019 | 19:01 WIB

PLTGU Jawa 2 Perkuat Kehandalan Setrum Jawa-Bali

Indra Hendriana
PLTGU Jawa 2 Perkuat Kehandalan Setrum Jawa-Bali

INILAHCOM, Jakarta - Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 2 berkapasitas 880 MW masuk sistem Jawa Bali. Pada 20 Mei 2019, sukses mencapai tahap commercial operation date (COD).

PLTGU ini berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, area PT Indonesia Power UPJP Priok dengan luas area sebesar 5,2 Ha, Proyek PLTGU Jawa 2 memproduksi daya sebesar 880 Megawatt (MW) yang berasal dari Gas Turbine 2x300 MW dan Steam Turbine 1x280 MW.

Proyek PLTGU Jawa 2 pengerjaannya dibawahi oleh PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) dengan pelaksanaan oleh PLN Unit Pelaksana Proyek Pembangkit Jawa Bagian Barat (UPP PJBB) 2.

General Manager PLN UIP JBB, Ratnasari Sjamsudin, mengatakan bahwa COD dari PLTGU Jawa 2 terdiri dari 3 tahap yaitu untuk Gas Turbine 1 (GT#1) telah dilakukan pada 4 Juni 2018 dan Gas Turbine 2 (GT#2) pada 18 Juli 2018. Di mana, dengan beroperasinya kedua gas turbine sebesar 2x300 MW ini telah mendukung penguatan pasokan dan keandalan sistem kelistrikan Jakarta, khususnya dalam pelaksanaan Asian Games 2018. Dan yang terakhir untuk Steam Turbine (ST) pada 20 Mei 2019, sehingga PLTGU Jawa 2 saat ini bisa beroperasi dengan beban 880 MW.

PLN selaku pemilik proyek bekerjasama dengan Konsorsium Mitsubishi Corporation-Wasamitra Engineering selaku Kontraktor pelaksana pembangunan.

Kontrak pembangunan proyek berlaku efektif sejak 23 November 2016, dengan target durasi pembangunan selama 30 bulan hingga 22 Mei 2019 dengan nilai kontrak Rp6,091 triliun dan menyerap tenaga kerja mencapai 2141 orang yang terdiri dari 2090 orang tenaga kerja lokal.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat, Haryanto WS mengatakan, PLTGU Jawa 2 (880 MW) siap dioperasikan dan menyalurkan energi listrik untuk melayani kebutuhan kepada masyarakat melalui sistem jaringan transmisi dan gardu induk PLN di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Evakuasi daya yang dihasilkan oleh PLTGU Jawa 2 akan disalurkan melalui GISTET 500 kV Priok, selanjutnya dari IBT 500 kV/150 kV akan disalurkan ke sistem jaringan 150 kV ke arah GIS 150 kV Priok Timur Baru dan GIS 150 kV Priok Barat. Kebutuhan gas PLTGU Jawa 2 ini disuplai dari Nusantara Regas (NR).

"Proyek ini merupakan perwujudan nyata program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan 35.000 MW. Penyelesaian proyek PLTGU Jawa 2 (880 MW) memberikan manfaat besar bagi ketersediaan pasokan listrik di DKI Jakarta dan perkuatan Sistem Kelistrikan Jawa-Bali sebagai pembangkit dengan tipe Load Follower ataupun Peaker," kata Haryanto dalam keterangan resmi, Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Untuk mencapai penyelesaian proyek ini, kata dia, bukanlah pekerjaan yang mudah. Karena, mulai tahap perencanaan hingga pelaksanaan konstruksi, berbagai masalah menghadang kelangsungan pembangunan. Baik permasalahan teknis maupun non-teknis.

Namun, dengan adanya sinergi antara instansi-instansi terkait baik aparatur penegak hukum sebagai langkah antisipatif dan preventif agar program ini benar-benar terlaksana sesuai ketentuan undang-undang dan peraturan yang berlaku serta dukungan Pemerintah DKI Jakarta maupun Pusat maka proyek ini dapat selesai tepat waktu dan kualitas. [ipe]

#PLN #PLTGU #JawaBali
BERITA TERKAIT
Menakar Masa Depan Pembangkit Setrum Batubara
(Kalbar) Ini Pelanggan Premium Pertama Tegangan Rendah PLN
PLN: Teknologi PLTU Bisa Tangkap dan Endapkan Debu
PLTA Rajamandala Perkuat Kelistrikan Jawa-Bali
(Launching Internet Desa) ICON+Bidik Pengembangan Teknologi Komunikasi
PLN Resmikan PLTA Rajamandala Berkapasitas 47 MW
(Siapkan Pakar Hukum Energi) PLN Gandeng University Of Aberdeen

kembali ke atas