NASIONAL

Jumat, 05 Juli 2019 | 08:01 WIB

Azhar Cabuli Lima Bocah dalam Masjid

Happy CH Karundeng
Azhar Cabuli Lima Bocah dalam Masjid

INILAHCOM, Purwakarta - Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian mengatakan pihaknya berhasil menangkap Azhar bin Mukhrin (25), pelaku pencabulan terhadap lima anak dibawah umur di Purwakarta.

Menurutnya, kepada polisi pelaku mengaku itu melakukan aksi bejadnya di sebuah masjid tempat dia melakukan perjalanan ibadahnya.

"Di masjid Cibening, Bungursari, Purwakarta selama tiga hari. Dia (pelaku) di masjid sedang melakukan ibadahnya yang dilakukan dari masjid ke masjid lainnya," katanya di Mapolres Purwakarta, Purwakarta, Kamis (4/7/2019).

Kelima korban itu ialah R (9), S (10), R (10), D (11), dan R (11) yang semuanya merupakan anak laki-laki dan tercatat sebagai warga sekitar masjid.

Ia menjelaskan, pelaku mulai melakukan aksi cabul ke dua korban pertamanya itu sejak Kamis (27/6/2019), hari pertama datang ke masjid tersebut. Pelaku pun berlanjut melakukan aksi cabulnya ke para korban lainnya di hari kedua dan ketiganya, Sabtu (29/6/2019) di masjid yang sama.

Ia menjelaskan, dalam melakukan aksi tak bermoralnya itu, pelaku sempat memberikan uang Rp 3000 ke beberapa korban.

"Dia (pelaku) tidak ada ancaman ke korban. Dia melakukan aksi cabulnya ke korban," ujarnya.

Azhar diamankan dan dilaporkan ke pihak kepolisian setelah para orangtua korban melihat adanya kejanggalan dan diceritakan kejadian cabul itu oleh anak-anaknya.

Dari hasil penyidikan diketahui pelaku melakukan ini karena memiliki latar belakang serupa pada masa kecilnya dahulu. Pelaku pun dijerat dengan Pasal 28 Undang-undang nomor 17 2016 tentang perlindungan anak.

"Pelaku diancam kurungan penjara pada pasal tersebut yaitu 15 tahun. Kami harapkan tidak ada korban lain karena ulah pelaku, disini atau tempat lainnya," tandasnya. [hpy]

#Pemerkosaan #Pencabulan
BERITA TERKAIT
Biadab! 3 Tahun Ayah Perkosa Anak di Depan Ibu
(Solidaritas Pemuda Minta Akar Rusuh Papua Diusut) Negara Diminta Hilangkan Stigma Rasial
Santri di Mojokerto Tewas Akibat Luka di Kepala
(Masih di Bawah Umur) Penganiaya Santri Ditangani PPA Polres Mojokerto
Polisi Amankan Terduga Penganiaya Santri Mojokerto
Diduga Dianiaya Senior, Santri di Mojokerto Tewas
Stafsus Presiden Jamin Papua Barat Kondusif

kembali ke atas