PASAR MODAL

Jumat, 12 Juli 2019 | 00:17 WIB

Saham PT Waskita Karya Masih Layak Koleksi

M Fadil Djailani
Saham PT Waskita Karya Masih Layak Koleksi
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - PT Waskita Karya Tbk mencatatkan kinerja keuangan positif, sampai dengan bulan Mei 2019 emiten dengan kode saham WSKT ini mendapatkan kontrak baru mencapai Rp7,2 triliun.

Dengan realisasi tersebut, emiten berkode saham konstruksi itu baru merealisasikan 12,85% target kontrak baru 2019. Total nilai yang diincar tahun ini senilai Rp56 triliun.

Lantas bagaimana prospek saham WSKT usai dapatkan kontrak yang baru 12,85% tersebut?

Kepala Riset Ekuator Swarna Sekuritas, David Nathanael Sutyanto mengatakan target pertumbuhan kinerja WSKT di 2019 tidak akan jauh berbeda dengan 2018 lalu. Pada 2018 target pertumbuhan pendapatan sebesar 10% dan tahun 2019 juga masih sekitar 10%.

"Tapi melihat adanya koreksi target tahun di 2018, maka, kemungkinan juga di akhir 2019 bisa dikoreksi lagi targetnya. Bisa lebih tinggi atau lebih rendah," kata David di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Meskipun demikian, dari sisi saham David masih merekomendasikan untuk beli saham WSKT. "Dengan PER masih rendah, saya rasa WSKT masih bisa dibeli dengan target harga di jangka menengah di level Rp2.000an per saham," katanya.

Sebelumnya perseroan menyatakan optimistis untuk mencapai target 2019, dengan menyiapkan sejumlah strategi.

Pada 2019, WSKT mengincar pendapatan Rp54,13 triliun. Dari situ, laba bersih yang dikantongi diproyeksikan mencapai Rp4,1 triliun.

WSKT melaporkan pendapatan Rp8,68 triliun pada kuartal I/2019. Realisasi itu turun dari 29,94% dari Rp12,39 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Dari situ, perseroan membukukan laba bersih Rp716,24 miliar pada kuartal I/2019. Pencapaian tersebut turun 52,89% dari Rp1,52 triliun pada kuartal I/2018. [hid]

#WSKT #WaskitaKarya
BERITA TERKAIT
(Siap Hadapi Teknologi 5G) TelkomGroup Akuisisi 2.100 Menara Indosat Ooredoo
Bursa Saham Asia Bermain Aman
IHSG Bisa Bangkit 0,5% ke 6.158,167
Resmi IPO, Saham IRRA Diminati Investor
Ini Pemicu Sterling Naik Tajam
Bursa Saham Eropa Bergerak Naik
IHSG Tertekan ke 6.123,96 di Awal Sesi

kembali ke atas