NASIONAL

Jumat, 12 Juli 2019 | 00:15 WIB

Istana Anggap Wajar Polri Minta Kenaikan Tunjangan

Ahmad Farhan Faris
Istana Anggap Wajar Polri Minta Kenaikan Tunjangan
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Istana menilai wajar apabila Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta tunjangan kinerja TNI-Polri naik 100 persen pada pemerintahan Presiden Joko Widodo periode 2019-2024.

Saya rasa usulan-usulan semacam itu kan normal-normal saja, kata Deputi V Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani di Kantor Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019).

Menurut dia, tugas anggota TNI-Polri tidak mudah sehingga peneliti pun pasti akan mengajukan hal-hal semacam itu mengingat kerumitan atau proses bekerja yang mungkin membutuhkan kesejahteraan sesuai yang diinginkan.

Namun, kata dia, bicara peningkatan tunjangan jabatan perlu kalkulasi Kementerian Keuangan. Sebab, pemerintah perlu mempertimbangkan kenaikan tunjangan kinerja 100 persen bisa diakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Apakah penambahan itu dilakukan dalam waktu dekat, apakah bertahap, dan lain-lain, kami masih butuh pertimbangan itu," ujarnya.

#Polri
BERITA TERKAIT
Polri Sebut Tim Pakar Temukan Bukti Teror Novel
Polri Sebut Tak Ngebet Patinya Jadi Pimpinan KPK
Iwan Bule Akui Bertemu Novel Tapi Tak Tahu Kasus
Iwan Bule Sudah Diperiksa Terkait Kasus Novel
Polri Harus Profesional dalam Penegakan Hukum
Masa Kerja Tim Gabungan Kasus Novel Tak Ditambah
Novel Masih Berharap Pelaku Penyerangan Terungkap

kembali ke atas