NASIONAL

Jumat, 12 Juli 2019 | 10:43 WIB

WN Malaysia Perampok Toko Emas Dipandu Waze

WN Malaysia Perampok Toko Emas Dipandu Waze

INILAHCOM, Jakarta - Polisi membongkar perampokan toko emas di Balaraja yang terjadi pada pertengahan Juni 2019. Pelaku merupakan warga negara Malaysia berinisial MNF (26) dan MNI (24).

Keduanya diamankan di Malaysia berkat kerja sama dengan Polis Diraja Malaysia. Dari pengakuannya, tersangka MNF pernah datang ke Indonesia, sehingga sudah mengetahui situasinya.

Dalam melakukan aksinya, mereka dipandu oleh aplikasi Waze dan Google Street View untuk membaca lokasi yang menjadi target. Hal ini diungkapkan oleh Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif.

"Mereka memanfaatkan Waze dan Google Street view untuk mengenal lokasi. Lewat Google Street View ini mereka bisa tau toko emas mana yang tidak dipasang teralis," ujarnya.

Alif menduga pelaku merupakan sindikat perampok kelas kakap, namun setelah diketahui ternyata MNF mempelajari aksi perampokannya melalui YouTube. Kemudian MNF merekrut MNI seorang residivis perampokan.

"Pelaku hanya menonton video lewat Youtube. Mulai dari strategi merampok, hingga cara kabur setelah merampok," katanya.

Saat ini keduanya masih ditahan di Malaysia sekaligus dimintai keterangan. Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara. [ton/rok]

#Perampokan
BERITA TERKAIT
Pengusaha Kopi Ditembak Perampok, Rp500 Juta Raib
Menkes Pastikan Layanan RS di Papua Tetap Berjalan
Masih Ada Napi Kabur, Ditjen PAS Dipertanyakan
Polri Bentuk Tim Khusus Kaji Kasus UAS
2 Jaksa Kena OTT, Proyek Pemkot Jogja Terhenti
Ganjar Jadi Mendagri Beredar di Selebaran
Seorang Jaksa Serahkan Diri Ke KPK

kembali ke atas