PASAR MODAL

Minggu, 14 Juli 2019 | 09:05 WIB

Catatan Sepekan, 11 Perusahaan Melantai Bursa

M Fadil Djailani
Catatan Sepekan, 11 Perusahaan Melantai Bursa
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mencatatkan sebelas Perusahaan di Pasar Modal selama sepekan ini dan menjadikan rekor terbanyak perusahaan yang listing selama sepekan.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) Minggu (14/7/2019) perusahaan yang pertama kali diawali pada Senin (8/7/2019), tiga Perusahaan yaitu PT MNC Vision Networks Tbk dengan kode saham IPTV, PT Envy Technologies Indonesia Tbk. dengan kode saham ENVY, dan PT Berkah Prima Perkasa Tbk. dengan kode saham BLUE, ketiganya resmi menjadi Perusahaan Tercatat ke-22, ke-23 dan ke-24 pada tahun 2019.

Pada hari berikutnya Selasa (9/7/2019), giliran empat Perusahaan resmi mencatatkan sahamnya, yaitu PT Eastparc Hotel Tbk. dengan kode saham EAST, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. dengan kode saham LIFE, PT Fuji Finance Indonesia Tbk. dengan kode saham FUJI, dan PT DMS Propertindo Tbk. dengan kode saham KOTA secara berurutan menjadi Perusahaan Tercatat ke-25, ke-26, ke-27 dan ke-28 pada tahun 2019.

Selanjutnya, pada Rabu (10/7/2019) BEI kedatangan dua Perusahaan, yaitu PT Inocycle Technology Indonesia Tbk. dengan kode saham INOV dan PT Arkha Jayanti Persada Tbk. dengan kode saham ARKA, keduanya menjadi Perusahaan Tercatat ke-29 dan ke-30 pada tahun 2019.

Kemudian, pada Kamis (11/7/2019) PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk. dengan kode saham SMKL resmi menjadi perusahaan tercatat ke-31 pada tahun 2019 dan pada akhir pekan tepatnya Jumat (12/7/2019) PT Hensel Davest Indonesia Tbk. dengan kode saham HDIT resmi menjadi Perusahaan Tercatat ke-32 pada 2019.

Sampai dengan saat ini, secara keseluruhan BEI telah mencatatkan 32 saham Perusahaan Tercatat sepanjang 2019. [hid]

#IPO #IPO2019 #YukNabungSaham
BERITA TERKAIT
18 Calon Emiten Mini Incar Dana Rp2 Triliun
IHSG Mampu Bangkit ke 6.305,28
Bursa Saham Asia Jatuh
Harga Minyak Mentah Berakhir Positif
Harga Emas Naik Lewati US$1.500/Ons
Kenaikan Indeks Dow Terhenti
The Fed Berpotensi Tak Turunkan Suku Bunga Lagi

kembali ke atas