EKONOMI

Selasa, 16 Juli 2019 | 15:30 WIB

Mulyani Akui Ekonomi RI Rawan Middle Income Trap

Mulyani Akui Ekonomi RI Rawan Middle Income Trap
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati (SMI) (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati (SMI) bilang, pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka pendek berada di rentang 5,0% hingga 5,5%. Masih rawan middle income trap.

"Estimasi output potensial yang didasarkan pada pendekatan fungsi produksi, mengindikasikan bahwa kapasitas pertumbuhan hanya pada kisaran 5,0 sampai dengan 5,5 persen dalam jangka pendek," kata Sri Mulyani dalam Sidang Paripurna DPR di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Menurut Sri Mulyani untuk keluar dari jebakan middle income trap, Indonesia memerlukan pertumbuhan ekonomi yang agresif yakni di atas enam persen per tahun. "Berdasarkan estimasi skenario perekonomian jangka panjang, ekonomi Indonesia perlu tumbuh di atas enam persen per tahun sebagai prasyarat utama agar mampu keluar dari middle income trap," kata Ani, sapaan akrab Sri Mulyani.

Oleh karena kondisi itu, kata Sri Mulyani, Indonesia perlu terus melanjutkan reformasi struktural agar level produksi (output) Indonesia bisa meningkat,

Kebijakan reformasi struktural dapat melancarkan aliran investasi. Reformasi itu dapat dilakukan dengan menyederhanakan regulasi, memperbaiki iklim investasi, atau memberikan fasilitas investaisi.

Reformasi struktural juga dapat dilakukan dengan meningkatan produktivitas dan partisipasi tenaga kerja. Menurut Menkeu, upaya reformasi struktural telah dilakukan pemerintah dan memberikan dampak positif.

Alhasil, di tengah gejolak perekonomian global, perekonomian Indonesia masih bisa tumbuh 5,17 persen pada 2018. Pertumbuhan tersebut merupakan yang tertinggi dalam empat tahun terakhir.

"Dengan kinerja pertumbuhan ekonomi pada 2018, angka Pendapatan Domestik Bruto (PDB) 2018 sebesar Rp14.837,4 triliun, meningkat dibandingkan 2017 sebesar Rp13.588,8 triliun," kata Ani. [tar]

#MenkeuSMI #MiddleIncomeTrapp #PertumbuhanEkonomi
BERITA TERKAIT
2020 Ekonomi Bisa 7%, Jokowi Cuman Pasang 5,3%
(HUT RI Ke-74) Catatan Kritis Rizal Ramli untuk Jokowi
Defisit 2020 Susut, Sri Mulyani Janji Ekonomi Oke
RAPBN 2020 Dikuras Tiga Kementerian Ini
Jokowi Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,3%
RR Sebut SMI Menkeu Terbalik, Ini Kata Said Didu
Rizal Miriskan Ekonomi Jokowi Jilid II Nyungsep

kembali ke atas