NASIONAL

Rabu, 17 Juli 2019 | 16:36 WIB

Pascagempa, Warga Halmahera Pilih Tinggal di Hutan

Pascagempa, Warga Halmahera Pilih Tinggal di Hutan
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Setelah musibah gempa berkekuatan 7,2 magnitudo yang mengguncang Halmahera Selatan, ratusan warga lebih memilih untuk tinggal di hutan lantaran rumahnya telah rata dengan tanah.

Seperti halnya warga Desa Tawa dan Desa Lemo. Dari ratusan rumah tinggal yang sebelumnya berdiri di Desa Tawa, kini hanya tersisa 10 rumah yang masih berdiri pascagempa.

Bangunan rumah yang terdampak gempa tak lagi bisa ditinggali karena mengalami kerusakan mulai dari rusak ringan, sedang dan berat. Sedangkan di Desa Lemo sedikitnya 125 bangunan rumah mengalami kerusakan.

Sehingga bisa dikatakan warga yang tinggal di hutan mencapai sekitar 600 jiwa. Dan para korban gempa itu tentunya berharap adanya bantuan makanan dan obat-obatan. [adc]

#Gempa #Halmahera
BERITA TERKAIT
BMKG Kini Punya Alat Deteksi Dini Gempa
(Solidaritas Pemuda Minta Akar Rusuh Papua Diusut) Negara Diminta Hilangkan Stigma Rasial
Santri di Mojokerto Tewas Akibat Luka di Kepala
(Masih di Bawah Umur) Penganiaya Santri Ditangani PPA Polres Mojokerto
Polisi Amankan Terduga Penganiaya Santri Mojokerto
Diduga Dianiaya Senior, Santri di Mojokerto Tewas
Stafsus Presiden Jamin Papua Barat Kondusif

kembali ke atas