NASIONAL

Rabu, 17 Juli 2019 | 21:02 WIB

Polri: Pelaku Dipermalukan Novel di Kasus Korupsi

Muhammad Yusuf Agam
Polri: Pelaku Dipermalukan Novel di Kasus Korupsi
(inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Polri menyebut penyiraman air keras terahdap penyidik KPK, Novel Baswedan dilatarbelakangi oleh balas dendam. Balas dendam itu disebut karena pelaku dipermalukan oleh Novel dalam suatu perkara korupsi yang tengah ditangani Novel.

"Dari dugaan tersebut tim menganalisa itu, tim ini kan tim pakar tim gabungan ada polisi di dalamnya, dari analisa tersebut, kita juga berkonsultasi dengan psikolog, bahwa diduga ini ada kaitannya orang tersebut, pelaku ya, diduga pelaku sakit hati, karena memang pelaku kita duga disakiti hatinya, dipermalukan oleh Saudara Novel," kata Irjen Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Iqbal mengatakan dugaan itu diperkuat dengan temuan-temuan dari TPF bahwa ada 6 kasus yang ditangani Novel di KPK diduga menjadi pemicu serangan tersebut. Kasus-kasus itu merupakan kasus korupsi yang melibatkan orang-orang politis.

"Saat ini kita tengah dalami 6 kasus yang ditemukan oleh TPF," jelas Iqbal.

Novel disiram air keras pada 11 April 2017 di dekat kediamannya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarat Utara. Saat itu, Novel baru saja pulang usai sholat subuh di dekat rumahnya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian pun membentuk TPF yang berisikan Komnas HAM, Kompolnas, Ombudsman dan pihak lainnya. TPF ini telah bekerja selama 6 bulan sejak 8 Januari 2019. Temuan-temuan ini telah diserahkan ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan merekomendasikan Polri untuk membentuk tim teknis spesifik untuk mendalami temuan-temuan dari TPF. [adc]

#Novel #KPK #Polri
BERITA TERKAIT
(Bursa Menteri) KPK Harap Jokowi Perhatikan Rekam Jejak
KPK Soroti Laporan Harta Kekayaan Calon Pimpinan
Catatan Negatif KPK Untuk 20 Calon Pimpinan
Kejagung Langsung Serahkan Jaksa Tersangka ke KPK
Polisi Tangkap 3 Pembobol ATM Saat Rusuh Manokwari
1.200 Personal Diterjunkan ke Papua
KPK Cegah Anak Dan Istri Pengusaha Paulus Tanos

kembali ke atas