NASIONAL

Kamis, 18 Juli 2019 | 02:03 WIB

Kemarau Panjang, Warga Ponorogo Dilanda Krisis Air

Kemarau Panjang, Warga Ponorogo Dilanda Krisis Air
(beritajatim)

INILAH.COM, Ponorogo - Memasuki pertengahan Juli ini, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Ponorogo mulai sibuk droping air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan. Salah satunya di Dusun Jenggring, Desa Duri, Kecamatan Slahung. Wilayah ini memang menjadi langganan droping setiap memasuki musim kemarau.

"Selama bertahun-tahun Desa Duri pasti yang pertama meminta droping air bersih. Sekaligus juga yang terakhir dalam pemenuhan air bersih selama musim kemarau," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono, Selasa (16/7/2019).

Dari laporan pemdes setempat, wilayah yang dilanda kekeringan terdapat 200 jiwa atau sekitar 60 kepala keluarga. Jika dihitung kebutuhan air bersih sehari itu 40 liter per orang, Budi menyebut setiap harinya warga Dusun Jenggring memerlukan air bersih sebanyak 8.000 liter per hari.

"Untuk Desa Duri kami droping seminggu dua kali. Satu kirim menggunakan tiga mobil tangki dengan kapasitas 24.000 liter," ungkapnya.

Jumlah tersebut, menurut Budi, sementara masih cukup. Namun pihaknya akan melihat perkembangan kedepannya. Karena menurut prediksi BMKG, puncak musim kemarau pada Agustus sampai September mendatang.

"Untuk sekarang kebutuhannya cukup. Tapi tidak menutup kemungkinan kebutuhan akan bertambah saat puncak musim kemarau tiba," katanya.

Sementara itu Kepala Desa Duri, Dwi Mahmudin mengungkapkan, 200 warganya yang berada di Dusun Jenggring saat musim kemarau tiba pasti kekurangan air bersih. Bahkan untuk saat ini, dalam kondisi kritis karena sudah tidak ada sumber air sama sekali.

"Saat ini warga hanya mengandalkan kiriman air bersih dari BPBD," ujarnya.

Mahmudin mengungkapkan, kadang warga juga meminta air bersih dari warga lain yang letaknya lebih rendah dan jaraknya sekitar dua kilometer dari Dusun Jenggring. Saat ini Pemdes setempat menunggu upaya pemerintah dalam mengatasi kekurangan air bersih di wilayah Desa Duri.

Saat ini ada bantuan pembuatan sumur dalam, dimana saat ini masih dalam tahap pemasangan pipa.

"Semoga kelak sumur dalam ini memjadi solusi atas kekurangan air bersih di desa kami," pungkasnya.[beritajatim]

#Ponorogo #KrisisAirBersih
BERITA TERKAIT
Panglima TNI Ajak Prajurit Tuntaskan Karhutla
Tolak Revisi UU KPK, Mahasiswa di Jombang Dibekuk
Fuad Amin Meninggal, Sejumlah Pejabat Melayat
Polisi Bongkar Pabrik Mie Formalin di Jabar
Polri Sebut 99 Persen Karhutla Riau Ulah Manusia
Kenakan Kostum Pejuang, Massa Sambangi Gedung KPK
Kader Perempuan Golkar Diharap Berkinerja Baik

kembali ke atas