PASAR MODAL

Senin, 22 Juli 2019 | 18:01 WIB

Bursa Saham AS Berpotensi Positif

Wahid Ma'ruf
Bursa Saham AS Berpotensi Positif
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, New York - Indeks saham berjangka AS lebih tinggi pada Senin pagi (22/7/2019) menjelang satu minggu besar untuk pendapatan. Keuntungan datang bahkan ketika ekspektasi pelonggaran kebijakan agresif dari Federal Reserve berkurang.

Pada sekitar 6:28 ET, Dow futures 53 poin lebih tinggi dan menunjuk ke pembukaan positif tersirat di sekitar 41 poin. Futures pada S&P 500 dan Nasdaq juga sedikit lebih tinggi seperti mengutip cnbc.com.

Lebih dari seperempat dari S&P 500 melaporkan pendapatan minggu ini termasuk apa yang disebut FANG nama Facebook, Alphabet dan Amazon, bersama dengan blue chips seperti McDonald dan Boeing. Untuk laba kuartal kedua yang dilaporkan sejauh ini, 79% dari perusahaan S&P 500 telah melampaui hasil pendapatan, menurut FactSet.

Fokus pasar sangat selaras dengan bank sentral AS karena harapan penurunan 50 basis poin ke suku bunga pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) berkurang. Sebuah laporan Wall Street Journal pada hari Jumat menyarankan penurunan 25 basis poin lebih hati-hati kemungkinan mengikuti komentar dari beberapa pejabat senior Fed.

Jumat melihat S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun 1% untuk menutup kerugian mingguan terbesar mereka sejak akhir Mei. Sementara Dow kehilangan 0,6%, setelah indeks telah mencatat tertinggi sepanjang masa awal pekan ini.

Indeks teknologi gaya Nasdaq baru China mulai diperdagangkan pada hari Senin di tengah kesibukan membeli dari investor. Dewan Inovasi Sains dan Teknologi, atau STAR Market, melihat saham dari 25 perusahaan yang terdaftar melonjak sejak awal.

Whirlpool dan TD Ameritrade adalah beberapa perusahaan yang melaporkan setelah bel Senin.

Investor juga akan memiliki pandangan pada perkembangan geopolitik, karena Inggris mempertimbangkan pilihannya setelah militer Iran merebut sebuah kapal tanker minyak Inggris. Perdana Menteri yang akan keluar Theresa May akan memimpin rapat komite tanggap darurat pada hari Senin untuk membahas krisis.

#BursaSaham #DolarAS #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
IHSG Turun 0,6% ke 6.252,96
IHSG Ses I Jatuh 0,5% ke 6.258,96
Pangkas Suku Bunga Tak Cukup Atasi Ekonomi Lesu
IHSG Mampu Bangkit ke 6.305,28
Bursa Saham Asia Jatuh
Harga Minyak Mentah Berakhir Positif
Harga Emas Naik Lewati US$1.500/Ons

kembali ke atas