EKONOMI

Senin, 29 Juli 2019 | 16:54 WIB

2 Pekan, Pertamina Belum Mampu Atasi Minyak Tumpah

Indra Hendriana
2 Pekan, Pertamina Belum Mampu Atasi Minyak Tumpah
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Dua pekan pasca kebocoran gas disertai semburan minyak proyek YYA-1, Blok Offshore North West Java (ONWJ) yang dioperatori PT Pertamina Hulu Energi (PHE) di Pantai Utara Jawa, Karawang Jawa Barat, belum bisa diatasi.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto meminta agar Pertamina segera menyelesaikan masalah ini. Sebab, semakin lama dampak tumpahan minyak ke laut bakal meluas dan mengancam lingkungan.

Dwi yang juga mantan direktur utama Pertamina itu, menyarankan Pertamina menutup permanen sumur tersebut. Tujuannya agar semburan gas disertai minyak, bisa berhenti. Dengan demikian masalah ini bisa diatasi dengan cepat.

"Menutup sumur dengan drilling well tadi, nanti kami harapkan bisa dipercepat prosesnya. Selama belum tertutup, ketidakpastian akan terus ada. Jadi tidak bisa jamin bahwa dampak yang ini sudah berhenti, tidak bisa definisikan itu," kata Dwi di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (29/7/2019).

Kemudian, dia juga meminta Pertamina membersihkan tumpahan minyak ke laut. Sebab, saat ini sudah ada 10 daerah terdampak tumpahan minyak. Delapan di Karawang, dua di Bekasi. "Pekerjaan pertama atasi dampak lingkungan, mestinya diperbaiki sedemikian mungkin, supaya dampak engga ke arah pantai," ujar dia.

Caranya, kata dia, dengan memperbanyak oil boom yang dipasang oleh Pertamina. "Target jangan sampai minyak terbawa ke pantai. Ada upaya upaya lebih keras lagi ke depan," ujar dia.

Adapun daerah pantai yang terampak itu antara lain, Pantai Bahagia; Pantai Bhakti; Tanjung Pakis; Tambak Sari; Tambak Sumur; Sedari; Cemara Jaya; Sungai Buntu; dan Pusaka Jaya Utara.

Sementara Plt Dirjen Migas, Djoko Siswanto mengatakan, sekarang ini Pertamina sudah menambah tim untuk menangani masalah ini. "Kru dan tim tambah terus baik nangani yang oil spill dan untuk penutupan sumur, para ahli sudah datangkan lokal dan asing. Dari boots and coots-Haliburton," ujar dia. [ipe]

#Pertamina #ONWJ #SKKMigas #MinyakTumpah
BERITA TERKAIT
BBM Satu Harga Tuntas di Intim, Pertamina Emang Ok
SKK Migas Gandeng KKKS Gelar FM Forum 2019
PEPC Jalankan Tajak Sumur JTB Bojonegoro
Pertamina Masih Tunggu Valuasi Kilang Cilacap
Bisnisnya Beda, PIMD Bukan Pengganti Petral
Pertamina-Aramco Bahas Valuasi Kilang Cilacap
Pertamina-Aramco Bahas Valuasi Kilang Cilacap

kembali ke atas