NASIONAL

Selasa, 30 Juli 2019 | 09:14 WIB

KSAD Diminta Intensif Cari Helikopter MI-17

KSAD Diminta Intensif Cari Helikopter MI-17
(Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa serius melakukan pencarian Helikopter MI-17 yang hilang saat terbang dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua menuju Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.

Menurut dia, Kepala Staf Angkatan Darat harusnya intensif melakukan pencarian terhadap Helikopter MI-17 yang hilang itu. Mestinya, kata dia, Andika mengerahkan upaya maksimal untuk menemukan heli tersebut.

"Mestinya begitu (KSAD intensifkan upaya pencarian)" kata Sukamta di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Kemudian, Politisi PKS ini berharap awak helikopter masih dalam keadaan selamat dan bisa ditemukan meskipun kejadian sudah hampir satu bulan sejak Jumat (28/6/2019). "Tentu berharap yang terbaik," ujarnya.

Di samping itu, Sukamta mengaku belum mengetahui penyebab hilangnya helikopter buatan Rusia tersebut. Selain itu, peremajaan alutsista juga harus dilakukan untuk mengurangi adanya kecelakaan kembali.

"Peremajaan alutsista harus terus dilakukan agar mengurangi peluang terjadinya lagi kecelakaan," jelas dia.

Sementara itu, pengamat militer Sidratahta Mukhtar menilai Andika selaku KSAD tidak terlihat serius dalam pencarian Helikopter MI-17. Harusnya, kata dia, Andika merangkul instansi lain untuk proses pencarian helikopter tersebut.

"Saya belum lihat KSAD mengambil tindakan cepat, belum maksimal. Harusnya, Andika merangkul instansi lainnya untuk proses pencarian seperti Basarnas dan lembaga pemerintah lain dalam mencari dan menganalisa penyebab jatuhnya heli," katanya.

Bahkan, Sidrata meragukan adanya hubungan tak baik antara KSAD dengan instansi lainnya karena tidak ada upaya merangkul instansi lainnya itu. Sebab, sudah semestinya KASAD ambil peran aktif dan progresif untuk bertanggungjawab tragedi jatuhnya heli dengan mengefektifkan sinergi dan peran lembaga lainnya.

"Saya menduga itu. Memang dalam banyak hal ada kaitannya dengan regenerasi di TNI yang terlalu politis yang secara strategis menghambat dalam membangun koordinasi," katanya.

Nasib Helikopter MI-17 hingga kini belum juga ada kejelasan. Sejumlah kalangan mendesak Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa serius melakukan pencarian terhadap heli yang menghilang sudah lebih dari satu bulan itu.

Diketahui, helikopter dengan nomor registrasi HA-5138 dikabarkan hilang pada Jumat (28/6) setelah terbang dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua menuju Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.

Heli itu dilaporkan membawa 12 orang untuk mengirimkan logistik kepada prajurit yang bertugas di wilayah tersebut. [rok]

#AndikaPerkasa
BERITA TERKAIT
Komisioner KPU Diperiksa Soal Mekanisme PAW DPR
Bareskrim Buru Penipu Putri Arab
LPDB Incar 100% Koperasi Produktif
Kementan Bidik Komoditas Rempah
Komite II DPD Serap Aspirasi Soal Sampah
Virus Corona, Pemerintah Diharap Tetapkan Siaga 1
Polri-KPK Masih Buru Harun Masiku

kembali ke atas