TEKNOLOGI

Rabu, 31 Juli 2019 | 06:30 WIB

Meski Penjualan Naik, Tesla Masih Rugi US$408 Juta

Meski Penjualan Naik, Tesla Masih Rugi US$408 Juta
(digitaltrends.com)

INILAHCOM, Palo Alto - Tesla mengalami kerugian sebesar US$408 juta pada kuartal kedua tahun ini. Angka itu lebih baik ketimbang catatan kerugian US$718 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Meski demikian pendapatan Tesla secara total mencapai US$6,35 miliar atau naik sekitar 59 persen dibanding tahun sebelumnya.

Tesla banyak menghabiskan modalnya untuk kepentingan ekspansi global, yang meliputi dorongan agresif ke China dan pembangunan pabrik di Shanghai.

Selain itu, Tesla ingin memajukan pengembangan Model Y sebelum sampai ke tangan pelanggannya pada akhir 2020. Produsen mobil listrik asal AS ini juga tengah menggarap truk pick-up listrik pertamanya.

Sementara kerugian dan pendapatan Tesla untuk kuartal kedua tahun ini lebih baik daripada periode sama 2018, mereka tidak memenuhi beberapa perkiraan, demikian menurut USA Today seperti yang dikutip Carscoop.

Menurut analis dari S&P Global Market Intelligence, pendapatan kuartal kedua diprediksi berada pada angka US$6,44 miliar, sementara perusahaan itu diperkirakan membukukan rugi bersih US$298 juta.

Awal bulan ini, Tesla mengonfirmasi yelah mengirimkan 95.200 kendaraan pada kuartal kedua 2019, melonjak 134 persen dari tahun lalu. Model 3 menyumbang sebanyak 72.531 unit, sementara penjualan Model S dan Model X berjumlah 17.650 unit, turun 21 persen dibandingkan periode yang sama di 2018.

#Tesla #penjualan
BERITA TERKAIT
Q2 2019, Xiaomi Jual 32,1 Juta Smartphone
(Jual 13.984 Unit Mobil) Honda Catat Kenaikan Penjualan 84% pada Juli 2019
(Periode Penjualan Januari-Juli 2019) Market Share Daihatsu Naik Jadi 17,2 Persen
Aksi Nekat Tanam Chip Kunci Mobil Tesla ke Lengan
Penjualan Spare Part & Aksesoris Suzuki Meningkat
RedDoorz Dapat Suntikan Dana Lagi US$70 juta
Pengguna Kini Bisa Nikmati YouTube Music di Waze

kembali ke atas