EKONOMI

Selasa, 06 Agustus 2019 | 11:30 WIB

HBA Agustus 2019 (Sementara) Naik Tipis

Indra Hendriana
HBA Agustus 2019 (Sementara) Naik Tipis
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Agung Pribadi

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian ESDM mematok Harga Batubara Acuan (HBA) Agustus 2019 senilai US$72,67 per ton. Naik tipis dibandingkan Juli 2019 sebesar US$71,92 per ton.

Kenaikan pada Agustus ini hanya sebesar US$0,75/ton. Dan, kenaikan ini belum bisa dipastikan bakal bertahan sampai akhir tahun, atau bahkan berbalik turun. "HBA Agustus US$72,67 per ton," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Agung Pribadi dikutip di Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Penetapan HBA ini, kata Agung, merujuk pada index pasar internasional. Nah, kata dia, setidaknya ada 4 index yang dipakai Kementerian ESDM dalam menetapkan HBA ini.

Diantaranya Indonesia Coal Index (ICI), New Castle Global Coal (GC), New Castle Export Index (NEX), dan Platts59. Adapun bobot masing-masing index sebesar 25% dalam formula HBA. Artiannya pergerakan harga batu bara dipengaruhi oleh pasar internasional.

Nah, kondisi pasar internasional secara umum, kata dia, belum ada perubahan. Alhasil pergerakan harga pun belum signifikan. Kondisi pasar relatif masih belum ada perubahan. Masih sama seperti bulan sebelumnya," ujar dia.

Sekedar diketahui, HBA terus tertekan sejak awal 2019 kemarin. Hal itu lantaran Tiongkok mengurangi impor seiring dengan peningkatan produksi batu bara untuk kebutuhan dalam negeri. Kemudian, ketersediaan batu bara berlimpah seiring langkah Rusia menjual batu bara ke pasar Asia. [ipe]

#HBA #HargaBatubara #MenteriJonan
BERITA TERKAIT
Komisi XI DPR Minta Masukan Kasus MeMiles
(Iuran BPJS Naik) Menkes Ingkari Keputusan Raker di Komisi IX?
Kemenhub Segera Kembangkan Bandara Karimunjawa
Sandi Dorong Milenial Jadi Pengusaha Era Digital
Kemendes Temukan Desa Surya di OKI Sumsel
(Andalkan 12 Proyek Migas di 2020) Ini Cara Menteri ESDM Naikkan Produksi Migas
Menhub akan Persingkat Jarak Tempuh Jakarta-Merak

kembali ke atas