EKONOMI

Kamis, 08 Agustus 2019 | 07:55 WIB

Pasca Pemadaman Listrik, Hentikan Hujat PLN

Pasca Pemadaman Listrik, Hentikan Hujat PLN
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Mataram - Pengamat sosial dan kebijakan publik, Elita Purnamasari meminta publik untuk menghentikan pernyataan yang menyudutkan PT PLN (Persero), terkait padamnya listrik di sebagian Pulau Jawa.

"Kita ini butuh listrik, jadi jangan hajar terus PLN," kata Elita yang juga praktisi hukum dari kantor hukum Lubis, Elita & Partners di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (7/8/2019).

Ia sangat menyesalkan adanya rencana gugatan BUMN sektor transportasi yang ditujukan kepada PLN. "Seharusnya mereka punya back up, jika terjadi pemadaman itu. Jadi tidak bisa begitu saja menyalahkan perusahaan listrik milik negara itu," tandasnya. "Kita sudah lelah gontok-gontokkan saat Pilpres kemarin, masak sekarang gontok-gontokan lagi dengan menyudutkan PLN," imbuh Elita.

Dia meminta kepada sejumlah pihak untuk melihat daerah-daerah lain di Indonesia, dimana ada daerah yang bisa saja setiap saat mengalami listrik padam. "Ini bisa menjadi peringatan kepada masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang biasa hidup dengan kemewahan, serba wifi dan serba canggih, di sisi lain ada daerah yang tidak memiliki fasilitas mewah seperti Jakarta. Ini saya yakin di luar kemampuan PLN dan tanpa unsur kesengajaan, katanya.

Karenanya ia mengimbau kepada semua pihak untuk menunggu hasil investigasi yang dilakukan oleh pemerintah dan pihak kepolisian. Karena belum ada suatu putusan hukum yang menyatakan ada unsur kesengajaan, maka tidak bisa dituntut class action dan ini adalah "post major".

"Belum ada hasil audit dan konfirmasi yang menyatakan PLN bersalah, PLN juga sudah dipanggil DPR, artinya sudah diminta pertanggungjawabannya oleh karena itu kita tunggu hasilnya baru kita bisa tahu apakah ini kesalahan PLN ataukah karena bencana," katanya.

Rencananya Elita akan mendatangi kantor Ombudsman Republik Indonesia pada hari ini (Kamis, 8/8/2019) untuk memberikan memasukkan terkait pemadaman listrik tersebut. "Sekaligus juga untuk mengetahui hasil pemanggilan terhadap PLN yang telah dilakukan ombudsman," katanya.[tar]

#PLN #Pemadaman #PresidenJokowi
BERITA TERKAIT
Kompensasi Pemadaman Dinaikkan, PLN Tekor Besar
Ekonomi Nyungsep, Politisi PDIP Setuju Rizal Ramli
Rini Ngotot RUPSLB 5 BUMN, Ekonomi Bisa Terganggu
Rini Ingin Gerak Cepat PLN Atasi Pemadaman Listrik
PLN Dukung Pertumbuhan Industri Kopi Indonesia
Ini Cara Cek Nilai Kompensasi Listrik Padam
Cek Kompensasi Pemadaman, Silahkan Klik pln.co.id

kembali ke atas