PASAR MODAL

Kamis, 08 Agustus 2019 | 19:01 WIB

Mitigasi Risiko, Wakaf Saham Perlu Aturan Ini

M Fadil Djailani
Mitigasi Risiko, Wakaf Saham Perlu Aturan Ini
Wakil Ketua BWI, Imam Teguh Saptono (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Badan Wakaf Indonesia (BWI) menilai perlu peraturan wakaf saham terkait dengan mitigasi risiko dari penurunan nilai. Pasalnya, saham yang menjadi harta wakaf sangat rentan mengalami fluktuasi nilai.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua BWI, Imam Teguh Saptono di gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (8/8/2019). Para manajer investasi pengelola wakaf saham perlu melakukan pertemuan untuk menyepakati peraturan prudential pengelolaan wakaf saha, kata dia.

Ia melanjutkan, hasil kesepakatan tersebut harus mendapat restu dari operator pasar modal dalam hal Bursa Efek Indonesia dan regulator pasar modal. Hal itu penting agar nilai manfaat wakaf saham tetap optimal.

Misalnya yang perlu di atur terkait dengan berapa persen toleranasi cut loss, kata dia.

Sebelumnya, Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi mengatakan, program tersebut sebagai pilihan kegiatan philanthropy untuk investor, setelah sebelumnya program zakat saham dan sedekah dalam bentuk saham.

Ia menjelaskan, objek wakaf dapat berupa saham syariah maupun capital gain serta dividen dari saham syariah tersebut.

Jika mewakafkan saham syariah, maka saham tersebut akan di kelola oleh Manajer Investasi yang ditunjuk oleh Nazhir. Oleh Manajer Investasi, saham wakaf itu harus dijaga nilainya bukan jumlah lot-nya, terang dia.

Namun, jika saham tersebut keluar dari DES, jelas dia, saham tersebut wajib digantikan dengan saham lainnya yang masuk dalam kategori DES maksimal 10 hari kerja.

Sedangkan objek wakaf berupa capital gain atau dividen, maka dana tunai tersebut harus digunakan untuk membeli saham syariah .

Lebih jauh, investor dapat melakukan wakaf saham melalui sekuritas yang memiliki Sistem Online Trading Syariah (SOTS) seperti; PT Indo Premier Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Panin Sekuritas Tbk, PT Phintraco Sekuritas, PT First Asia Capital, PT MNC Sekuritas dan PT Philip Sekuritas.

Sedangkan Nazhir atau pengelola wakaf yang ditunjuk adalah BWI dan Dompet Dhuafa. [hid]

#WakafSaham #BNISekuritas
BERITA TERKAIT
BNI Sekuritas-Global Wakaf Luncurkan Wakaf Saham
PT Semen Indonesia Catat Penjualan 13,4 Juta Ton
Pangkas Suku Bunga Tak Cukup Atasi Ekonomi Lesu
IHSG Mampu Bangkit ke 6.305,28
Bursa Saham Asia Jatuh
Harga Minyak Mentah Berakhir Positif
Harga Emas Naik Lewati US$1.500/Ons

kembali ke atas