NASIONAL

Jumat, 09 Agustus 2019 | 13:27 WIB

Jokowi Optimistis Mampu Bangun SDM Berkualitas

Ahmad Farhan Faris
Jokowi Optimistis Mampu Bangun SDM Berkualitas
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimis Indonesia akan melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing dengan negara-negara dunia.

"Ke depan, percayalah. Kita harus membangun pondasi sumber daya manusia yang berkualitas, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Jokowi lewat twitternya yang dikutip Jumat (9/8/2019).

Menurut dia, kejayaan minyak dan kayu sudah selesai. Selain itu, kejayaan komoditas sumber daya alam juga sudah hampir selesai.

Memang, Jokowi mengedepankan pembangunan sumber daya manusia pada pemerintahan jilid keduanya periode 2019-2024. Sebab, Jokowi mengaku periode pertama sudah membangun infrastruktur.

Saat menyampaikan pidato kebangsaan dalam acara visi Indonesia di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Jokowi tetap akan melanjutkan pembangunan infrastruktur, karena infrastruktur yang besar-besar sudah dibangun.

"Ke depan kita akan lanjutnan dengan lebih depat dan menyambungkan infrastruktur besar tersebut seperti jalan tol, kereta api, pelabuhan dan bandara," kata Jokowi.

Kemudian, Jokowi mengatakan akan memberikan prioritas pembangunan sumber daya manusia. Menurut dia, pembangunan SDM memjadi kunci Indonesia kedepan.

"Titik dimulainya pembangunan SDM adalah menjamin kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi/balita, kesehatan anak usia sekolah. Ini merupakan umum emas untuk mencetak manusia Indonesia unggul ke depan, itu harus dijaga betul," tandasnya. [rok]

#Jokowi
BERITA TERKAIT
Lenis Kogoya Lapor Jokowi Strategi Masalah Papua
Pemerintah Didorong Siapkan SDM Unggul Berinovasi
(Paska Kerusuhan Manokwari) Jokowi Akan Kembali Diajak ke Papua & Papua Barat
Koalisi Jokowi Buka Pintu Penambahan Pimpinan MPR
Periode II Jokowi, PPP Dapat Lebih Dari 1 Menteri
Menteri Muda Jokowi, Erick Tohir: Saya Tidak Tahu
BPK Dipuji Presiden, Petahana Layak Dipertahankan

kembali ke atas