NASIONAL

Sabtu, 10 Agustus 2019 | 14:01 WIB

Ini Nama Pengurus DPP PDIP Periode 2019-2024

Ini Nama Pengurus DPP PDIP Periode 2019-2024
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Denpasar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memilih kadernya untuk dijadikan sebagai pengurus dalam struktur DPP PDI Perjuangan periode 2019-2024. Kini, nama Hasto Kristiyanto masih dipercaya untuk menjadi Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan hingga 2024.

Megawati mengatakan untuk jabatan Ketua DPP PDI Perjuangan tetap jumlahnya sebanyak 27 orang, nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjadi salah satu Ketua DPP PDI Perjuangan.

"Jumlahnya tetap 27 orang," kata Megawati di Bali, Sabtu (10/8/2019).

Kemudian, Megawa menyebutkan satu persatu nama pengurus beserta bagaimana penilaian terhadap orang-orang tersebut yang dijadikan sebagai pengurus DPP PDI Perjuangan periode 2019-2024.

Untuk Ketua DPP bidang Kehormatan Partai, yang ditunjuk adalah Komaruddin Watubun. Megawati mengingat Komaruddin sebagai sosok yang meledak-ledak saat masih berusia muda. Kini, Komaruddin sudah lebih kalem di usianya yang makin matang.

Ketua DPP bidang ideologi dan kaderisasi adalah Djarot Saiful Hidayat. Ketua DPP bidang pemenangan pemilu Bambang Wuryanto. Ketua DPP bidang keanggotaan dan organisasi Sukur Nababan. Megawati menyebut Sukur adalah pebisnis MLM dengan produk vitamin.

Ketua DPP bidang Pemerintahan, pertahanan, dan keamanan Puan Maharani. Ketua DPP bidang Hukum, HAM dan Perundang-undangan Yasona Laoly.

"Dia nanti saya suruh urusi, bukan soal HAKI saja tapi juga hukum Indonesia yang menurut saya sekarang makin amburadul pada tingkat tertentu. Mesti ditata ulang," kata Megawati soal Yasonna.

Ketua DPP Bidang Perekonomian adalah Said Abdullah yang merupakan orang Madura. Ketua DPP bidang pangan, pertanian, kehutanan dan lingkungan hidup adalah I Made Urip. Menurut Megawati, Made Urip direkomendasikan oleh semua pengurus cabang di Propinsi Bali.

Ketua DPP bidang kelautan dan perikanan adalah Rokhmin Dahuri. Selanjutnya Megawati membentuk bidang baru yakni bidang luar negeri. Baginya isu luar negeri itu cukup sulit karena harus tahu politik, mesti bisa berkoordinasi dengan beberapa kementerian serta legislatif, sekaligus mesti berbahasa Inggris. Yang ditunjuk sebagai Ketua DPP bidang luar negeri adalah Ahmad Basarah.

Ketua DPP bidang penanggulangan bencana adalah Ribka Tjiptaning. Ketua DPP bidang industri, tenaga kerja, dan jaminan sosial adalah Nusyirwan Soejono. Ketua DPP bidang kesehatan perempuan dan anak adalah Sri Rahayu.

Ketua DPP bidang koperasi dalam rangka peningkatan kesejahteraan rakyat adalah Mindo Sianipar. Ketua DPP bidang pariwisata adalah Wiryanti Sukamdani. Ketua DPP bidang pemuda dan olahraga adalah Eriko Sotarduga.

Ketua DPP bidang keagamaan dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah Prof. Hamka Haq. Ketua DPP bidang UMKM, ekonomi kreatif, dan ekonomi digital adalah Mohammad Prananda.

Kemudian, Megawati menyebut orang terdekatnya yakni sekretaris jenderal. Dia bercerita telah menerima banyak masukan, bahwa ada yang mengatakan bahwa jabatan sekjen hanya bisa satu periode. Namun, ketika dicek di AD/ART partai, tak ada bunyi aturan demikian.

"Ada yang bilang harusnya begini, begitu. Saya tampung saja. Kalau usul kan boleh. Tapi Sekretaris Jenderal adalah Hasto Kristiyanto," kata Megawati.

Wakil Sekjen bidang internal adalah Utut Adianto. Wakil Sekjen bidang pemerintahan adalah Arif Wibowo. "Ini orang dari dulu rambut hitam sampai rambut putih. Dia ini ahlinya di KPU. Tapi korbannya ya rambutnya jadi putih deh semua," ujarnya.

Wakil Sekjen bidang kerakyatan adalah Sadarestuwati, yang disebut Megawati sebagai sosok rajin di Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP.

Bendahara Umum adalah Olly Dondokambey. Olly bersama wakil bendahara internal Rudianto Tjen dan wakil bendahara bidang program Juliari Batubara.[beritajatim]

#KongresPDIP
BERITA TERKAIT
Warga Tanah Datar Terserang ISPA Akibat Kabut Asap
Polisi Tangkap Pembakar Hutan, Sengaja Buka Lahan
Evakuasi Hiu di PLTU Paiton Dapat Apresiasi
KLHK: Kebakaran Hutan Karena Ulah Manusia
Polres Semarang Buru Tujuh Tahanan yang Kabur
Karhutla Lereng Gunung Slamet Merambat ke Banyumas
Kekasih Digoda, Pria Ini Bawa Parang Ancam Warga

kembali ke atas