EKONOMI

Senin, 12 Agustus 2019 | 00:29 WIB

Sulteng Didorong Jadi Pusat Industri Mobil Listrik

Sulteng Didorong Jadi Pusat Industri Mobil Listrik
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sebagai pemasok bahan baku baterei lithium, komponen utama mobil listrik (molis), didorong menjadi pusat pembangunan industri molis.

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi NasDem DPR, Ahmad Ali di Jakarta, Minggu (11/8/2019). Dia berharap Sulteng tidak sekedar memiliki pabrik baterei, namun juga menjadi pusat perakitan molis. "Morowali, Sulawesi Tengah merupakan pemasok utama bahan baku Lithium. Harapan kita bukan hanya pabrik baterei yang dibangun tetapi juga perakitan mobil listrik juga," ujar Ahmad Ali.

Dikatakan Ahmad Ali, Sulteng memiliki posisi yang strategis, tidak hanya karena bahan baku bersumber dari Sulteng, tetapi juga karena Sulteng sudah punya dua lokasi Kawasan strategis yakni Kawasan Ekonomi Khusus Palu dan IMIP Morowali. "Kita punya keunggulan dari segi komparatif, dan lebih unggul dari sisi penyediaan tenaga kerja," ujarnya.

Ia lebih jauh menggambarkan bahwa migrasi pencari kerja ke Sulteng dalam satu dekade terakhir meningkat tajam karena dipicu oleh Kawasan Industri Morowali, KEK Palu, dan Kawasan Industri Gas Alam Cair di Kabupaten Banggai. "Sulteng merupakan tujuan utama pencari kerja. Sulteng memiliki letak kondusif untuk pasar kerja. Ini keunggulan yang baik bagi masa depan industri," tukasnya.

Selain kata Ahmad, bila industri mobil listrik dipusatkan di Sulteng maka akan sinergis dengan rencana pemindahan ibu kota sebagai pasar masa depan kendaraan ramah lingkungan tersebut.

"Jika Industri mobil listrik dibangun di Sulteng, maka posisinya akan lebih mudah menjangkau ibu kota masa depan, dan kawasan timur Indonesia, dan naik ke atas langsung ke arah Utara Philipina," ujarnya.[tar]

#PemprovSulteng #MobilListrik
BERITA TERKAIT
Kharisma Serasi Jaya Incar Pasar Asia
(Tingkatkan Luas Tambah Tanam) Kementan Kawal Optimalisasi Alsintan
Kementan Buka Akses Pasar Pisang Raja Sumatera
Kementan Pacu Pengendalian Blas Pakai Agens Hayati
Pemerintah Ajak Petani Garap Hilirisasi Kakao
(Tips Liburan Akhir Tahun) Vimala Hills & Pullman Ciawi Tawarkan Ini
PLN Hemat Rp115 Juta/Bulan di PLTS NTT

kembali ke atas