PASAR MODAL

Senin, 12 Agustus 2019 | 14:45 WIB

18 Calon Emiten Mini Incar Dana Rp2 Triliun

M Fadil Djailani
18 Calon Emiten Mini Incar Dana Rp2 Triliun
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebanyak 18 perusahaan tengah menunggu pernyataan efektif penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO). Dana yang diincar mencapai Rp2 triliun.

Hal itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (12/8/2019). "Saat ini di pipeline kami terdapat 27 perusahaan akan melakukan penawaran umum dan 18 diantaranya IPO saham dengan target dana Rp2 triiliun," kata dia.

Ia melanjutkan, tambahan 18 perusahaan yang akan melakukan IPO akan mendukung target jumlah IPO sepanjang 2019 ini, sebanyak 75 perusahaan. "Doakan saja target jumlah emiten baru tahun ini tercapai, kata dia.

Sementara, jumlah emiten baru pada 2019, mencapai 32 emiten IPO, 5 reksadana bursa, 3 DIRE dan satu Dinfra. Total jenderal pengalangan dana mencapai Rp9,3 triliun.

Adapun calon emiten IPO berdasarkan data BEI adalah PT Ifishdeco Tbk, PT Dana Brata Luhur Tbk, PT Itama Ranoraya Tbk, PT Kencana Energi Lestari Tbk, PT Bhakti Agung Properindo Tbk, PT Telefast Indonesia Tbk, PT Trinitan Metals and Minerals Tbk, PT Meka Adipratama Tbk, PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk, PT Saraswati Anugerah Makmur Tbk, PT Dynatal Tatapersada Sampurna Tbk, PT Nusantara Almazia Tbk, PT Gunung Raja Paksi Tbk, PT Alamanda Investama Tbk dan PT Digital Mediatama Maxima Tbk. [ipe]

#BEI #Emiten #DIRE #IPO
BERITA TERKAIT
Tahun Ini BEI Yakin Catat 60 Emiten Baru
(Catatan Sepekan IHSG) Paruh September, Perdagangan Ditutup Positif
Emiten Besi Bekas Raup Dana Rp54 Miliar dari IPO
Itma Ranoraya Tawarkan Harga IPO Rp315-375/Saham
Telefast Indonesia Masuk Efek Syariah
(Catatan Sepekan IHSG) Sepanjang 2019, Asing Jual Bersih Rp57 Triliun
PT Telefast Tetapkan Harga IPO Rp180 Per Lembar

kembali ke atas