PASAR MODAL

Senin, 12 Agustus 2019 | 17:08 WIB

Calon Emiten Besar Masih 'Ogah' Go Public

Mohammad Fadil Djailani
Calon Emiten Besar Masih 'Ogah' Go Public
(inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakui hingga kini perusahaan yang masuk daftar perusahaan yang akan go public atau Initial Public Offering (IPO) masih perusahaan yang kecil, sementara itu perusahaan besar belum masuk daftar IPO BEI.

"Yang besar belum menyampaikan ke kita, belum menyampaikan dokumennya ke kita," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna di Gedung BEI Jakarta, Senin (12/8/2019).

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terdapat 18 perusahaan tengah menunggu pernyataan efektif penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Rencananya 18 perusahaan itu akan mencari total dana sebesar Rp2 triliun.

"Saat ini di pipeline kami terdapat 27 perusahaan akan melakukan penawaran umum dan 18 diantaranya IPO saham dengan target dana Rp2 triiliun," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen.

Ia melanjutkan, tambahan 18 perusahaan yang akan melakukan IPO akan mendukung target jumlah IPO sepanjang tahun 2019 ini sebanyak 75 perusahaan.

"Doakan saja target jumlah emiten baru tahun ini tercapai," kata dia.

Sementara itu, jumlah emiten baru tahun ini telah mencapai angka 32 emiten IPO, lima reksa dana bursa, tiga DIRE dan satu Dinfra dengan total pengalangan dana Rp9,3 triliun.[jat]

#BEI
BERITA TERKAIT
Tahun Ini BEI Yakin Catat 60 Emiten Baru
(Catatan Sepekan IHSG) Paruh September, Perdagangan Ditutup Positif
Emiten Besi Bekas Raup Dana Rp54 Miliar dari IPO
(Catatan Sepekan IHSG) Sepanjang 2019, Asing Jual Bersih Rp57 Triliun
BEI Minta Axetrading Rintis Perdagangan Alternatif
Gunung Raja Paksi Tawarkan Saham Rp825-Rp900
Nusantara Almazia IPO, Banderol Saham Rp200-Rp220

kembali ke atas