EKONOMI

Senin, 12 Agustus 2019 | 18:01 WIB

Rizal Sebut Ada Menteri Mencoreng Citra Jokowi

Rizal Sebut Ada Menteri Mencoreng Citra Jokowi
Ekonom Indonesia, Rizal Ramli (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ekonom Indonesia, Rizal Ramli menilai, keberadaan Enggartiasto Lukita sebagai Menteri Perdagangan memberikan nilai minus di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Alasannya, menteri yang pernah dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak pidana korupsi impor bawang. "Enggartiasto bermasalah dipanggil beberapa kali oleh KPK, tapi nggak dipecat, kata Rizal Ramli dalam acara Ngopi Bareng Rizal Ramli di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019).

Rizal mengatakan, KPK pernah menggeledah kantor Enggartiasto Lukita dan menemukan beberapa dokumen tentang impor. Sayangnya, mengapa justru impor bawang putih yang menjadi headline KPK, sementara ada sektor yang memiliki nilai jauh lebih besar menurutnya, yakni impor gula.

KPK pernah obrak-abrik kantor Enggar dan temukan dokumen-dokumen buktu tentang (impor) Gula, tapinsaya malah heran kenapa yang diangkat dan dibesar-besarkan kok malah Bawang padahal Gula jauh lebih besar, ujarnya.

Tidak hanya itu saja, Rizal Ramli juga mempertanyakan nyali lembaga antirasuah yang terkesan tak punya taring sama sekali ketika harus berhadapan dengan Enggartiasto Lukita, bahkan tak berani jemput paksa karena tiga kali mangkir.

Dan KPK juga aneh, ini sudah dipanggil berkali-kali tapi mangkir kok gak berani dipanggil paksa, kenapa kepada yang lain KPK berani kok ke Enggar nggak berani, imbuh Rizal.

Lebih lanjut, mantan Menko Ekuin era Presiden Abdurrahman Wahid ini, menyinggung kebijakan Enggartiasto Lukita yang memilih melakukan impor beras saat panen raya di Indonesia pada 2018.

Indonesia tengah turun hujan banyak tapi Enggar malah buka keran impor beras tinggi. Yang susah kan Buwas (Budi Waseso -red) kepala Bulog, bukan dia yang impor tapi kena dampak karena beras bulog tidak laku dan harga (beras) anjlok, pungkasnya.

Sementara untuk meningkatkan sektor pertanian untuk menopang ekonomi dalam negeri, Rizal mengatakan hal itu tidak bisa jalan sendiri, harus ditopang dengan kebijakan perdagangan yang tepat, salah satunya adalah tidak melakukan impor saat sektor pertanian masih mampu menopangnya. Sektor pertanian digedein tapi impor jalan terus, sama halnya kalian membunuh pertanian kita, tukas Rizal.

Bagi Rizal Ramli, tugas Menteri Perdagangan tidak hanya berkutat pada impor saja, melainkan bagaimana memperjuangkan sektor perdagangan di dalam negeri bisa kuat di forum internasional. Dan bagi Rizal, Enggartiasto telah gagal.

Maka dari itu, mantan Menko Kemaritiman era Jokowi ini, mempertanyakan ketegasan Presiden Jokowi. "Pak Jokowi enggak berani copot Enggar, kalau berani pecat Enggar saya angkat jempol," kata Rizal.

"Kan katanya di pidato-pidato Pak Jokowi katakan berani-berani gitu, jadi jangan ngomong doang lah buktikan dengan tindakan," tegasnya. [tar]

#MendagEnggar #KPK #Impor #RizalRamli
BERITA TERKAIT
Indonesia Surganya Produk Asing, Rektor Saja Impor
PDIP: Potensi Resesi Harus Cerdas Diantisipasi
2020 Ekonomi Bisa 7%, Jokowi Cuman Pasang 5,3%
Pamor Kuat Rizal Ramli di Mata Pemimpin
(HUT RI Ke-74) Catatan Kritis Rizal Ramli untuk Jokowi
RR Sebut SMI Menkeu Terbalik, Ini Kata Said Didu
Kesal Sama Mendag Enggar, Rizal Dorong Nyali KPK

kembali ke atas