PASAR MODAL

Rabu, 14 Agustus 2019 | 10:15 WIB

BEI Aktifkan Lagi Transaksi Saham PT Forza Land

Wahid Ma'ruf
BEI Aktifkan Lagi Transaksi Saham PT Forza Land
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas bursa saham mencabut penghentian sementara perdagangan efek PT Forza Land Indonesia Tbk (FORZ) mulai sesi I perdagangan hari ini.

BEI meminta pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi perseroan. Demikian mengutip keterangan resmi BEI, Rabu (14/8/2019).

Transaksi saham FORZ terhenti sejak keputusan BEI pada 1 Agustus 2019. Alasannya berdasarkan pantuan BEI terhadap laporan keuangan per 30 Juni 2019 dan per 31 Maret 2019 ternyata perseroan tidak membukukan pendapatan usaha sejak 1 April 2019 sampai dengan 30 Juni 2019.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Forza Land Indonesia Tbk, yaitu: PT Forza Indonesia (68,16%) dan Freddy Setiawan (8,00%). Saham publik sebesar 20,4%.

Ruang lingkup kegiatan FORZ adalah menjalankan usaha dibidang perdagangan, jasa, kecuali jasa di bidang hukum dan pajak, pembangunan, perindustrian, percetakan dan pengangkutan darat.

Kegiatan usaha utama Forza Land adalah bergerak dalam bidang pembangunan, pengelolaan dan perdagangan real estate atau properti.

Pada tanggal 18 April 2017, FORZ memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham FORZ (IPO) kepada masyarakat sebanyak 312.500.000 dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp220 per saham disertai dengan Waran Seri I sebanyak 437.500.000 dengan pelaksanaan sebesar Rp275 per saham.

Saham dan waran tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 28 April 2017.

Saham FORZ saat ini di Rp920 per saham dari pemgukaan di Rp940 per saham.

#FORZ #ForzaLandIndonesia
BERITA TERKAIT
PT Forza Land Derita Rugi Rp6,8 Miliar
Inilah Risalah Fed Bulan Juli 2019
Harga Minyak Mentah Naik Respon Data Stok AS
Harga Emas Berjangka Turun
Bursa Saham AS Naik Respon Data Kuartalan
Investasi China di Luar Negeri Bakal Turun
Huawei Akui Lakukan Perang dari Tekanan AS

kembali ke atas