MOZAIK

Rabu, 14 Agustus 2019 | 12:30 WIB

Menampakkan Kebahagiaan pada Orang Kena Musibah

Menampakkan Kebahagiaan pada Orang Kena Musibah
(Foto: ilustrasi)

MENAMPAKKAN kebahagiaan ketika ada sesama saudara muslim yang tertimpa musibah, disebut as-Syamatah. Nabi Shallallahu alaihi wa sallam melarang keras tindakan ini.

Beliau Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

"Janganlah kalian menampakkan syamatah di hadapan saudaramu. Bisa jadi Allah merahmati saudaramu, kemudian Allah membalik keadaan dengan memberikan ujian untukmu." (HR. Turmudzi 2694 dan dinilai al-Albani sebagai hadis Hasan Gharib).

Namanya manusia, pasti ada kesalahan dan kekurangan. Dan kita diperintahkan untuk tutup mulut, tidak memberikan komentar miring kepada orang yang melakukan kesalahan, ketika yang bersangkutan telah meninggal.

Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

"Janganlah kalian mencela orang yang telah mati, karena mereka telah medapat balasan dari amal mereka." (HR. Ahmad 26212, Bukhati 1393, dan yang lainnya)

Semoga kita bisa memahaminnya. [Ustadz Ammi Nur Baits]

BERITA TERKAIT
Rumi : Pergelangan Tangan Raja
Semangat Memberi Makan, Minum dan Pakaian
Yuk, Praktikkan Adab ke Masjid!
Tradisi Jahiliah yang Masih Dilakukan Hingga Kini
Pentingnya Belajar Hukum terkait Jual Beli
Lima Syarat Orang yang Diizinkan Lakukan Jual Beli
Jual Beli Salib bagi Orang Muslim

kembali ke atas