NASIONAL

Rabu, 14 Agustus 2019 | 23:16 WIB

4 Orang Kakek di Gresik Cetak Uang Palsu

4 Orang Kakek di Gresik Cetak Uang Palsu
(beritajatim)

INILAHCOM, Gresik - Empat orang kakek terpaksa diseret ke meja hijau gara-gara kedapatan mengedarkan uang palsu (upal) di Kecamatan Balongpanggang, Gresik.

Keempat kakek yang diadili itu di antaranya Rusman (50), asal Desa Babatan, Jono (69), warga Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang. Terdakwa lainnya, Kusnan Efendi (53), asal Sukodono, dan Fahrul Fauzi (62), warga Desa Pucangro, Gudo, Jombang.

Semua terdakwa itu memiliki peran yang berbeda-beda. Ada yang bertugas memotong uang, ada juga yang membuat desain. Serta ada bagian yang mencetak dengan menggunakan mesin printer.

Jaksa penuntut umum (JPU) Budi Prakoso menjelaskan, perbuatan terdakwa terbongkar pada Mei 2019 lalu. Pada saat itu, polisi menggerebek rumah terdakwa Rusman, dan ditemukan bukti berupa uang yang siap dipotong-potong.

"Rencananya upal yang diproduksi itu digunakan terdakwa untuk beli di warung-warung," ujarnya, Rabu (14/08/2019).

Sidang yang dipimpin Putu Gde Hariadi itu berakhir. Pekan depan sidang digelar lagi dengan agenda mendengarkan keterangan para saksi.

"Sidang hari ini ditutup," tandasnya.

Seperti diketahui, dari hasil penangkapan para terdakwa juga diamankan sejumlah barang bukti berupa uang palsu pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu. [beritajatim]

#UangPalsu
BERITA TERKAIT
Anak eks Ketua DPRD Nias Utara Ditemukan Tewas
(Penembakan Saat Aksi Massa di DPRD Mimika) Polisi Sebut Tembakan Bukan dari Senjata Organik
Demo DPRD Mimika Pecah Usai Isu Referendum Mencuat
Kerugian Rusuh DPRD Mimika Capai Rp 1 Miliar
Rusuh Demo DPRD Mimika, Polisi Tangkap 45 Orang
Pencuri di Mojokerto Tewas Ditembak
Ditinggal Shalat, Warga Cerme Kehilangan Uang & HP

kembali ke atas