NASIONAL

Kamis, 15 Agustus 2019 | 05:00 WIB

Kajian Provinsi Bogor Raya Rampung Akhir Tahun Ini

Kajian Provinsi Bogor Raya Rampung Akhir Tahun Ini
Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan kajian pembentukan Provinsi Bogor Raya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2019, begitu juga dengan pengkajian perluasan wilayah Kota Bogor. Setelah kajian tersebut diselesaikan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, selanjutnya ia akan membicarakan hal tersebut kepada pihak-pihak terkait.

"Yang penting kajiannya dulu. Akhir tahun ini kajiannya rampung. Baru nanti setelah kajian rampung, kita bicara ke Pak Gubernur (Ridwan Kamil). Itu kan hanya omongan informal saja, omongan Pak Gubernur begitu, omongan Bu Bupati (Bupati Bogor Ade Yasin) begitu. Tapi kita ingin ini ada kajian khusus," kata Bima di Balai Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (14/8/2019).

Politikus PAN itu menambahkan, terdapat tiga opsi dari hasil kajian tersebut. Pertama mengenai perluasan wilayah, kedua pembentukan Provinsi Bogor Raya dan ketiga memaksimalkan koordinasi antarwilayah administrator.

"Seperti di Kuningan ada Kunci Bersama itu. Kuningan, Cirebon, Brebes, itu kunci bersama," ujarnya.

Bima pun menepis anggapan jika wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya terkait politik.

"Ini bukan soal politik, bukan menambah kursi baru, DPRD baru, gubernur baru, daerah pemilihan baru, tapi ini konteksnya pelayanan terhadap warga. Konteksnya adalah untuk mengantisipasi pertumbuhan penduduk dan arus urbanisasi di Bogor," tuturnya.

"Pak Presiden saja kan sampai memutuskan menentukan ibu kota kan panjang prosesnya, ada kajian-kajian dulu. Nggak urgent-urgent sekali, tapi ini antisipasi ke depan. Ini bukan buat kepentingan saya lho. Mungkin nanti masa ketika anak atau cucu saya jadi Wali Kota, baru dilakukan tata ulang. Cuma ini harus dipikirkan dari sekarang. Mungkin ini bukan dalam 5 tahun ke depan. Ini jangka panjang, 10 tahun lagi. Sekarang konsepnya internal dulu dan nanti dilempar ke kampus secara akademis. Kita bicara ini nggak ada target politik. Bukan berarti Ibu Bupati (Ade Yasin) mau jadi Gubernurnya misalnya, bukan. Ini bicara pelayanan publik," terangnya.

Sebelumnya, Provinsi Bogor Raya dapat menggabungkan wilayah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Cianjur, Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tidak setuju dengan pembentukan Provinsi Bogor Raya, ia lebih setuju dengan memekarkan daerah tingkat II. Sebaliknya, Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan setuju dengan pembentukan Provinsi Bogor Raya. [fad]

#ProvinsiBogorRaya:BimaArya
BERITA TERKAIT
Kronologi Kecelakaan APV Yang Tewaskan 3 Orang
(Revisi UU KPK) Komitmen Jokowi Berantas Korupsi Diragukan
KPAI Soroti Pendidikan Anak Di Wilayah Kabut Asap
Sandi Bicara Soal Nasib KPK, Bagaimana Menurutnya?
Mahfud Optimis Semua Ingin Kuatkan KPK
(Kecelakaan Tewaskan 3 Orang) Korban Hendak Ibadah Di Tangerang
Basaria Lanjutkan Tugas di KPK Sampai Selesai

kembali ke atas