GAYA HIDUP

Jumat, 16 Agustus 2019 | 14:15 WIB

Mitos dan Fakta Seputar Dermatitis Atopik

Mia Umi Kartikawati
Mitos dan Fakta Seputar Dermatitis Atopik
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Beragam mitos dan fakta kerap ditemukan terkait pengobatan penyakit Dermatitis Atopik (DA).

Menurut dr. Anthony Handoko, SpKK, FINDV, CEO Klinik Pramudia dalam Seminar Media, ada beberapa mitos dan fakta yang paling sering ditanyakan mengenai perawatan DA anak.

"Antara lain harus mandi air panas, minum darah ular, memakai pakaian tebal dan pantang makanan," katanya, Jakarta, Jumat, (16/08/2019).

Ia juga menjelaskan, secara teoritis lokasi kelainan kulit pada DA berbeda pada setiap fase usia anak, remaja dewasa, manula, dan geriatri.

"Lokasi klasik pada usia anak adalah lipat siku, lipat lutut, seputar bibir atau mata dan pipi. Yang perlu diperhatikan adalah penderita DA, biasanya memiliki gejala penyerta seperti hidung meler atau bersin pada pagi hari (rhinitis allergica), mata merah (Conjunctivitis allergica), dan asma," tambahnya.(tka)

#mitos #fakta #dermatitisatopik #kesehatan #kulit #indo
BERITA TERKAIT
AIA Fokus pada Gaya Hidup Sehat
ERHA Terus Tingkatkan Kepuasan Pelanggan
Masyarakat Butuh Alat Kesehatan yang Berkualitas
Jemaah Haji Kembali, Kesehatan Terus Dipantau
Dermatitis Atopik pada Anak
Dermatitis Atopik Menyerang Semua Kalangan
Cara Tepat Menjaga Kesehatan Akibat Polusi Udara

kembali ke atas