TEKNOLOGI

Senin, 19 Agustus 2019 | 11:30 WIB

Samsung Kembangkan Baterai Baru Pengganti Lithium

Samsung Kembangkan Baterai Baru Pengganti Lithium
(thedigitalhacker.com)

INILAHCOM, San Francisco - Hampir semua perangkat elektronik portabel masa kini, seperti smartphone, tablet, laptop, kamera, mengandalkan baterai berbahan lithium ion. Namun, baterai jenis baru yang kabarnya sedang dikembangkan Samsung memakai material lain, yakni graphene.

Hal tersebut diungkap oleh pembocor gadget Evan Blass melalui sebuah cuitan di Twitter. Menurut Blass, baterai graphene kemungkinan akan dipakai Samsung untuk salah satu produk smartphone terbaru mereka yang rilis tahun depan.

"Mereka (Samsung) masih harus meningkatkan kapasitas selagi menekan biaya," ujar Blass dalam cuitannya.

Salah satu kelebihan graphene dibanding lithium, menurut Blass, adalah kecepatan pengisian dayanya yang jauh lebih cepat. Baterai bisa diisi penuh dari keadaan kosong dalam waktu kurang dari 30 menit.

Mengutip CNET, graphene yang merupakan semikonduktor alotrop karbon memang sudah lama dilirik para pelaku di dunia teknologi sebagai materi baterai pengganti lithium.

Berbentuk lembaran tipis, graphene diklaim 200 kali lebih kuat dibanding baja, lebih ringan dari kertas, dan bisa menyimpan daya dengan cepat. Karena ketipisannya, baterai graphene bisa disisipkan di tempat sempit seperti di sol sepatu.

Pada gelaran Mobile World Congress (MWC) 2018 lalu, ada anjungan graphene yang memamerkan aneka produk riset berbasis material tersebut, mulai dari robot hingga perangkat wearable.

Samsung diketahui telah mulai tertarik menguji coba graphene sejak setidaknya tahun 2017. Saat itu, raksasa teknologi Korea Selatan tersebut sempat mengatakan bahwa bahan graphene memungkinkan kecepatan pengisian daya baterai hingga lima kali lebih cepat ketimbang lithium.

Untuk saat ini, baterai berbahan graphene masih harus terus dikembangkan supaya bisa ditanam di produk konsumen. Material ini memang terbilang masih anyar, pasalnya graphene baru ditemukan oleh kelompok riset dari University of Manchester, Inggris, pada 2004.

#:Samsung #baterai #graphene #lithium #bocoran
BERITA TERKAIT
Smartphone Samsung yang Kebagian Update Android 10
Kamera Galaxy S11 Comot Teknologi iPhone Terbaru?
Samsung Resmi Rilis Galaxy A10s di Indonesia
Bocoran Fitur-fitur Baru di Kamera Google Pixel 4
Samsung Bakal Gabungkan Galaxy S dan Galaxy Note?
Microsoft Siapkan Perangkat Surface Layar Lipat?
(Dengan Penggunaan Chip A13 Bionic) Apple Klaim iPhone 11 Kalahkan Samsung Galaxy S10

kembali ke atas