NASIONAL

Senin, 19 Agustus 2019 | 13:59 WIB

Akun Medsos Diduga Picu Rusuh Manokwari

Muhammad Yusuf Agam
Akun Medsos Diduga Picu Rusuh Manokwari
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Polri kini tengah menelusuri akun media sosial yang diduga memprovokasi massa di Manokwari hingga terjadi kerusuhan. Akun ini diduga membuat narasi terkait pengepungan mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya.

"Mereka boleh dikatakan cukup terporovokasi dengan konten yang disebarkan oleh akun media sosial (terkait) peristiwa Surabaya yang (sebenarnya) sudah cukup kondusif dan berhasil diredam dengan baik. Tapi hal itu disebar akun tidak bertanggung jawab membakar yang menganggap narasi diskriminasi," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Senin (19/8/2019).

Dedi mengatakan akun medsos itu kini tengah ditelusuri oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Dedi pun menghimbau masyarakat agar tak terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Masyarakat kita imbau tidak terprovokasi, masyarakat kita imbau menjaga situasi kondusif," ucap Dedi.

Sejumlah massa menggelar aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di sejumlah titik di Manokwari, Papua pagi tadi. Mereka membakar ban, memblokade jalan hingga membakar eks gedung Gubernur Papua Barat.

Polisi pun melakukan langkah persuasif dengan negosiasi kepada massa agar melakukan aksi unjuk rasa secara damai dan tak terpancing isu-isu yang belum tentu kebenarannya. [rok]

#Polri
BERITA TERKAIT
Kata Wiranto Soal Baku Tembak TNI-Polri dengan KSB
230 Orang Jadi Tersangka Karhutla, Ini Kata Polri
Tersangka Karhutla Jadi 185 Orang dan 4 Korporasi
Tak Langgar UU, Anggota Polri Sah di Jabatan Sipil
Polri Sebut Irjen Firli Tak Langgar Kode Etik
4 Korban Kecelakaan Cipularang Diduga perempuan
Bobol Bank BUMN Rp 16 Miliar, 2 Orang Ditangkap

kembali ke atas