NASIONAL

Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:47 WIB

Koalisi Jokowi Buka Pintu Penambahan Pimpinan MPR

Fadli Zikri
Koalisi Jokowi Buka Pintu Penambahan Pimpinan MPR
Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengatakan, para sekjen partai anggota koalisi Indonesia kerja (KIK) telah menyetujui adanya penambahan pimpinan MPR.

"Para Sekjen dua malam yang lalu membuka. Jadi Koalisi Indonesia Kerja sepanjang hasil pertemuan kemarin mengatakan kita bicara dengan teman-teman yang ada di koalisi kira-kira aspirasinya seperti apa," kata Arsul di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Namun begitu, partai koalisi pendukung Jokowi tersebut belum membahas mengenai jumlah pimpinan MPR yang akan ditambah. Selain itu penambahan pimpinan MPR tersebut juga harus mendapat persetujuan dari semua fraksi.

"Jadi dua-duanya masih mengerucut karena kan mungkin teman-teman di KIK, jangan-jangan kita mau 10, tapi kalau ada juga fraksi yang nggak mau. Kan nggak bisa dipaksa juga kalau enggak mau ikut dapat pimpinan MPR," ujarnya.

Sebelumnya wacana penambahan pimpinan MPR dilontarkan ole Wasekjen PAN Saleh Daulay. Menurutnya pimpinan MPR yang saat ini berjumlah 8 orang ditambah menjadi 10 orang di MPR periode berikutnya. 10 pimpinan MPR tersebut berasal dari 9 fraksi yang ada di Senayan ditambah 1 perwakilan dari DPD. [rok]

#Jokowi
BERITA TERKAIT
Dewan Pengawas KPK Awasi Penerbitan SP3
(Soal Wacana Pembentukan Dewan Pengawas KPK) "Prinsipnya, Lembaga Apapun Itu Perlu Diawasi"
Ini Pendapat Sandiaga Uno Soal Revisi UU KPK
Djarot: KPK Mau Diperkuat Kok Prokontra?
Pimpin KPK, Irjen Filri Harus Lepas Jabatan
DPR Minta Percepat Pelantikan Pimpinan KPK Baru
Saut: Jokowi-Komisioner KPK Pasti Ada Titik Temu

kembali ke atas