PASAR MODAL

Sabtu, 31 Agustus 2019 | 04:20 WIB

Elnusa Siap Alih Kelola Depot LPG Amurang

Elnusa Siap Alih Kelola Depot LPG Amurang
(Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Elnusa Tbk (Elnusa), perusahaan terkemuka penyedia jasa energi, terus melakukan upaya dalam merealisasikan peluang-peluang baru bisnis Perseroan.

Elnusa pacu pertumbuhan bisnis dengan diversifikasi portofolio pada segmen distribusi & logistik energi, melalui anak usahanya PT Elnusa Petrofin (EPN).

Langkah diversifikasi portofolio yang dilakukan saat ini ialah mengambil alih kelola Depot Liquified Petroleum Gas (LPG) Pressurized di Amurang, Minahasa Selatan.

Direktur Utama Elnusa, Elizar P Hasibuan mengemukakan, "Dengan mengambil alih kelola Depotini, kami yakin akan menopang kinerja Elnusa secara konsolidasi dalam menghadapi kompleksitas bisnis migas di masa datang.

Direktur Utama EPN, Haris Syahrudin menambahkan, awalnya kegiatan operasional Depot LPG Amurang ini dikelola oleh pengelola sebelumnya. Namun saat ini, EPN dipercaya Pertamina untuk mengambil alih dan mengelola pengoperasian depot berkapasitas sebesar 2 x 1000 metrik ton (MT).

Dengan lokasi depot yang sangat strategis, Kami optimis ini bisa menjadi HUB energi untuk mendukung Pertamina dalammelayani kebutuhan masyarakat serta meningkatkan ketahanan stok LPG di wilayah Minahasa dan Minahasa Selatan dengan baik. Kedepannya, Kami akan mengembangkan depot yang terintegrasi dengan BBM Storage. Hal ini seiring dengan pertumbuhan ekonomi di kawasan Sulawesi Utara, imbuh Haris.

"Sinergi antara Elnusa melalui anak usahanya EPN dengan Pertamina ini dilaksanakan dalam rangka membangun kekuatan bisnis yang lebih kokoh, efektif dan efisien tentunya dalam melayaniserta memenuhi kebutuhan LPG masyarakat Minahasa dan Minahasa Selatan," papar Haris.[ipe]

#Pertamina #Elnusa #BlokAmurang
BERITA TERKAIT
Bursa Saham AS dalam Tren Pelemahan Sejak Oktober
Bursa Saham Eropa Coba Tembus Area Positif
PT Chandra Asri Cari Rp750 M di Pasar Obligasi
Koronavirus Bisa Gulung Bisnis di Kawasan Asia
Ketakutan Koronavirus Terus Terjadi di Bursa Asia
Bursa Saham AS di Level Terburuk
BTN Terbitkan Junior Global Bond US$300 Juta

kembali ke atas