DUNIA

Selasa, 03 September 2019 | 07:22 WIB

Meletus, Saling Serang Hizbullah-Israel

Meletus, Saling Serang Hizbullah-Israel
(Foto: BBC)

INILAHCOM, Jerusalem--Kelompok milisi Syiah, Hizbullah, telah melepaskan sejumlah roket anti-tank ke wilayah utara Israel sebagai balasan atas gempuran drone Israel yang dilaporkan terjadi di Beirut pekan lalu.

Beberapa sumber militer Israel mengonfirmasi bahwa sejumlah roket ditembakkan ke pangkalan angkatan darat Israel dan kendaraan-kendaraan militer.

Militer Israel kemudian merespons dengan melancarkan serangan ke Libanon selatan.

Beragam sumber Hizbullah melaporkan beberapa korban berjatuhan di pihak Israel, namun Israel mengatakan tiada yang cedera di pihak mereka.

Sebelum serangan terjadi, militer Libanon mengaku sebuah drone Israel telah memasuki wilayah udara Libanon dan menjatuhkan materi yang membakar hutan di perbatasan.

Militer Israel mengakui mereka telah memulai kebakaran. Ketegangan pun meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Hizbullah, yang mendapat sokongan Iran, mengancam melancarkan serangan terhadap Israel.

Kelompok tersebut menuduh Israel berupaya melakukan serangan drone ke Beirut, ibu kota Libanon, pekan lalu.

Menurut Pasukan Pertahanan Israel (IDF),"Hizbullah menembakkan dua hingga tiga rudal anti-tank dari Libanon, mengenai pos militer IDF dan sebuah ambulans di Israel utara."

"Kami menembak pasukan Hizbullah yang bertanggung jawab. Tiada warga Israel yang cedera dalam serangan ini," sebut IDF dalam cuitan.

Israel mengatakan telah membalas dengan artileri dan tembakan helikopter sebanyak sekitar 100 tembakan ke perbatasan di posisi-posisi Hizbullah.

Sejumlah laporan radio dari bagian utara Israel mengatakan warga di perbatasan telah berlindung di bunker setelah mengalami serangan roket.

Sementara itu, Hizbullah yang dikutip media setempat, mengatakan mereka telah menghancurkan sebuah tank Israel serta membunuh dan mencederai awak tank. Akan tetapi, Hizbullah tidak menyediakan bukti dan klaim tersebut disanggah Israel.

"Saat ini saya dapat membuat pengumuman penting: tiada korban di pihak kami, tiada yang cedera bahkan lecet," ujar Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Aksi militer Hizbullah, sebagaimana dilaporkan wartawan BBC, Wyre Davies, di Jerusalem, telah diantisipasi bahkan diperkirakan terjadi, setelah muncul laporan serangan drone Israel terhadap sebuah target di Beirut pekan lalu.

Israel tidak mengonfirmasi melakukan serangan itu, namun memperingatkan Hizbullah bahwa mereka tidak akan membiarkan kelompok tersebut mengembangkan rudal kendali di Libanon dengan sokongan dan suku cadang dari Iran.

Pada Sabtu (31/8/2019), pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, memperingatkan Israel bahwa serangan tidak akan terhindarkan.

Sementara itu, di Jerusalem, Netanyahu mengatakan Israel bersiap atas semua skenario.

Serangan Hibzullah dan respons Israel merupakan insiden perbatasan paling serius antara kedua pihak dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2006, Israel dan Hizbullah terlibat dalam pertempuran selama sebulan yang menewaskan lebih dari 1.000 warga sipil, sebagian besar berasal dari Libanon. [bbc/lat]

#Hizbullah #israel
BERITA TERKAIT
Israel Gerebek Kantor-kantor LSM Palestina
Netanyahu Hadapi Tantangan Berat Pemilu Israel
Arab Kecam PM Israel Caplok Lembah Yordania
PM Israel Janji Caplok Lembah Yordania
13 Marinir AS Terlibat Perdagangan Manusia
Protes, Pemimpin Oposisi Korsel Cukur Gundul
Mantan Diktator Tunisia Wafat di Pengasingan

kembali ke atas